page hit counter
Wisata Sejarah Kota Mataram di Taman Mayura

Wisata Sejarah Kota Mataram di Taman Mayura

Sebelum jauh membicarakan taman hijau nan kece ini, satu keunikan yang mesti Teman Traveler ketahui ialah cara pengejaannya. Orang Lombok tidak jarang mengubah pelafalan huruf “A” di akhir kata menjadi “E”. Nah dalam urusan ini, kata Mayura jadinya disebutkan sebagai Mayure. Agar tak salah sebut saat berlibur ke sini nantinya. Taman Mayura adalahtaman yang sedang di tengah kota Mataram. Tepatnya di Jl. Purbasari, Mayura, Mataram. Terdapat Pura lokasi beribadah di lokasi ini. Tak butuh khawatir, Teman Traveler masih dapat menikmati pemandangan itu tanpa mengganggu pekerjaan peribadatan. Hal ini sebab tempat ibadah dan lokasi umum masih terpisah.

Suasana Taman yang Tenang dan Nyaman

Tak melulu tempat ibadah, di sini pun terdapat empang yang lumayan luas. Perpaduan tersebut menciptakan tempat ini nyaman guna menghindari hiruk pikuk perkotaan. Hal unik lain dari Taman Mayura ini ialah bangunannya. Jika disaksikan lebih dekat, sejumlah bangunan mempunyai arsitektur khas istana-istana di jaman dulu. Ada pun yang serupa dengan istana khas Bali yang berpadu dengan pengaruh Jawa dan Lombok. Mata pun akan dimanjakan dengan telaga buatan. Air yang berwarna hijau seakan-akan berbaur dengan indahnya bangunan khas Mataram di lokasi ini. Teman Traveler pun dapat berjalan mengarah ke tengah telaga ini. Karena terdapat akses guna pengunjung untuk sebatas berfoto maupun merasakan sepoinya angin di tengah danau.

Taman ini di bina pada ketika Lombok masih dalam dominasi kerajaan Bali. Dibangun dengan destinasi uTamanya sebagai lokasi beribadah. Kendati demikian pura ini tidak saja untuk beribadah tapi pun konon dijadikan lokasi pertemuan dengan tamu ketika masih kerajaan. Sekarang Taman ini tidak saja sebagai lokasi beribadah yang bersejarah tetapi pun menjadi lokasi wisata yang tidak jarang dikunjungi tidak sedikit wisatawan. Taman Mayura memiliki empat pura utama dan masih dipakai sebagai lokasi beribadah. Karenanya kadang ada sejumlah pura yang tidak dapat dikunjungi beberapa orang. Khususnya saat hari-hari perayaan umat Hindu. Di samping hari-hari eksklusif tersebut, siapapun diizinkan untuk mendatangi pura.

Sejarah Taman Mayura

Untuk pura di taman ini di bina pada tahun 1977 oleh raja A.A Ngurah Karangasem. Saat itu, namanya Taman Kelepug yang berasa dari suara aliran air yang jatuh ke kolam. Namun sesudah direnovasi pada tahun 1866, namanya pulang menjadi Taman Mayura yang berarti burung merak. Nama tersebut pun berasal dari budidaya burung merak dampak banyak ular di dekat taman. Ada urusan unik untuk para wisatawan yang akan berangjangsana ke pura. Karna pura ini ialah tempat peribadatan umat hindu, karnanya pengunjung diwajibkan memakai tali atau selendang berwarna merah dan dilingkarkan ke pinggul. Hal ini bertujuan guna menjauhkan niat jahat. Cara pengikatannya juga memeiliki aturan. Untuk mereka yang telah menikah maka simpulnya mesti di sebelah kiri, untuk yang telah mempunyai pasangan maka simpulnay di sebalah kanan. Sedangkan untuk yang masih lajang maka simpul ditabung ditengah.

Walaupun Taman Mayura Lombok sampai kini masih menjadi lokasi beribadah yang sakral untuk umat hindu, tetapi tidak sedikit wisatawan yang datang untuk memahami sejarah di balik pembangunan pura-pura tersebut. Pura-pura ini pun adalahbukti jasmani kekuasaan kerajaan Bali pada masa-masa itu. Berfungsi sebagai lokasi beribadah bukan berarti Taman ini diberi nama Taman dengan tanpa alasan. Setelah kamu dapat mengenal sejarah berdirinya pura di komplek pura, ada Taman yang berpoint di gili yang berarti pulau. Di Taman ini kamu akan menikmati suasana segar karna Taman ini di pagari oleh pohon manggis dan ditumbuhi rumput hijau segar. Ditengah Taman terdapat empang yang ditengahnya ada sejenis bangunan. Konon disinilah tamu kerajaan bakal disambut.

Itu tadi ulasan mengenai Taman Mayura yang merupakan tujuan wisata bersejarah di Lombok. Bagi karcis masuk ke lokasi wisata ini melulu Rp20.000. Harga tersebut telah termasuk sewa selendang kecil guna berkeliling di taman ini. Jadi, kapan nih liburan ke Mataram?

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS