counter hit make

Waspada, Semua Wilayah di NTB Masuk Dalam Zona Merah Penyebaran Virus Corona

Berita Mataram – Saat ini di Provinsi Nusa Tenggara Barat, empat wilayah dinyatakan masuk dalam situasi zona merah penyebaran virus corona. Wilayah tersebut adalah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa Barat. Hal itu didasarkan pada ada dan tidaknya pasien dengan status positif Covid-19.

Namun Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahsanul Khalik berkata lain, ia beranggapan bahwa semua daerah di NTB masuk dalam zona merah meskipun baru empat wilayah yang terjangkit. “Tidak ada daerah di NTB yang aman dari virus Korona.” Kata beliau dalam rapat bersama Anggota DPRD NTB.

Saat ini seluruh wilayah ditetapkan menjadi zona merah atau berbahaya terhadap penyebaran virus corona ini, pasalnya sesuai dengan fakta bahwa orang-orang yang datang dari Gowa, Sulawesi Selatan sudah tersebar di semua Kabupaten/Kota di NTB, begitu juga dengan warga yang datang dari luar negeri berjumlah lebih dari 10 ribu orang, termasuk juga para Pekerja Migran yang pulang kampung.

BPBD sendiri telah melakukan komunikasi dengan pihak MUI NTB terkait isi Maklumat yang membolehkan Ibadah Jum’at di masa seperti saat ini. BPBD NTB menegaskan bahwa pemerintah tidak membolehkan untuk mengadakan Sholat Jum’at di Masjid akibat dari pandemi virus corona ini.

Penanganan Covid-19 sendiri dibagi menjadi beberapa fase, yaitu fase awal atau disebut juga sebagai pra kasus, kemudian fase transmisi awal, fase epidemik dan fase pemulihan. Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, saat ini Provinsi NTB masih berada di fase transmisi awal dengan total 10 kasus positif Covid-19 dan transmisi lokal sudah terjadi.

Provinsi NTB akan masuk ke dalam fase epidemik apabila terjadi kasus liar, artinya kasus dimana pasien positif Covid-19 tidak pernah melakukan kontak dengan pasien positif lainnya ataupun tidak pernah bepergian ke luar daerah selama 14 hari terakhir. Saat ini yang terjadi di Provinsi NTB adalah semua pasien positif corona saling terkait satu sama lain, jadi belum ada kasus liar yang terjadi.