page hit counter
Waspada! 14 ribu lebih Gmail diincar hacker Rusia

Waspada! 14 ribu lebih Gmail diincar hacker Rusia

Gmail. Foto: Justin Morgan di Unsplash

Google telah memberi tahu ribuan pengguna Gmail bahwa mereka mungkin saja telah menjadi target kampanye phising yang disponsori oleh negara, yang dilaporkan diatur oleh hacker yang disponsori oleh negara Rusia, yang dikenal sebagai APT28.

Shane Huntley, Kepala Divisi Keamanan Siber Google, Threat Analysis Group (TAG), menulis bahwa pihaknya baru saja membagikan peringatan akan ancaman tersebut di atas rata-rata dengan sekitar 14.000 pengguna Gmail.

“Peringatan ini menunjukkan bahwa penargetan (phising) bukan kompromi. Jika kami memperingatkan Anda, ada kemungkinan besar kami memblokir (pesan jahat),” kata Huntley dikutip Hops.ID dari laman Tech Radar, Selasa 12 Oktober 2021.

Dia menambahkan bahwa peningkatan jumlah peringatan bulan ini disebabkan oleh upaya terus-menerus dari sejumlah kecil kampanye phising yang ditargetkan secara luas, meski akhirnya diblokir.

Terdeteksi dan diblokir

ilustrasi hacker. foto: Ist
ilustrasi hacker. foto: Ist

Menurut BleepingComputer, kampanye tersebut terdeteksi pada akhir September dan menyumbang lebih banyak dari biasanya pemberitahuan serangan yang didukung pemerintah yang dikirim Google ke pengguna yang ditargetkan setiap bulan.

Huntley melanjutkan dengan menjelaskan bahwa peringatan biasanya dikirim ke aktivis, jurnalis, pejabat pemerintah, atau orang-orang yang bekerja di struktur keamanan nasional, karena merekalah yang biasanya menemukan diri mereka berada di garis silang aktor ancaman yang disponsori negara.

Dalam pernyataan resmi Google, Huntley menegaskan kembali bahwa 100 persen dari email ini secara otomatis diklasifikasikan sebagai spam dan diblokir oleh Gmail.

Lantas mengapa ada notifikasi? Huntley menjelaskan bahwa peringatan akan hacker tersebut berfungsi sebagai pengingat kepada orang-orang bahwa mereka berada di daftar sasaran potensial aktor ancaman dan harus mengawasi email yang mencurigakan, dan mengambil langkah-langkah untuk memperkuat akun Gmail mereka, seperti mengaktifkan two-factor authentication (2FA).

Huntley juga berbagi bahwa tim mengirimkan pemberitahuan dalam beberapa gelombang, bukan saat dan ketika ancaman terdeteksi, untuk mencegah penyerang menyimpulkan strategi pertahanan Google.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS