page hit counter

Unram Gelar Webinar Saintek Dan Soshum

MATARAM-Universitas Mataram (Unram) menggelar Webinar Saintek Dan Soshum dalam rangka Dies Natalis Ke-59. Dengan Tema Universitas Mataram Berinovasi Untuk Indonesia Tangguh.

”Masing-masing kegiatan webinar dilaksanakan pada Sabtu (18/9) secara daring dan menghadirkan beberapa narasumber yang ahli di bidangnya,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik Unram Agusdin.

Ia menjelaskan, Webinar Saintek diikuti 336 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, serta peneliti yang ada di Mataram dan beberapa daerah lain di Indonesia. Kegiatan dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unram Agusdin. Webinar saintek ini menghadirkan tiga narasumber yang telah melakukan inovasi di Indonesia. Pembicara pertama Prof Kuwat Triyana yang merupakan penemu genose. Pembicara kedua adalah dr Roza Yusfiandayani yang merupakan penemu rumpon portable.

Pembicara ketiga adalah Prof I Made Sudantha yang merupakan penemu varietas bawang unggul. Ketiga narasumber mendorong peserta untuk senantiasa berinovasi di bidang masing-masing. Dr Roza Yusfiandayani dalam kesempatan tersebut berkata semua harus percaya diri. Apapun inovasinya, harus terus mengembangkan dan fokus pada tujuan
Dekan FKIP Unram Prof A Wahab Jufri mengatakan webinar ini diharapkan akan muncul gagasan atau pemikiran dari narasumber dan peserta. Diiharapkan dapat menjadi inspirasi memajukan Unram dalam rangka berinovasi dan mendukung terbangunnya NKRI Yang Tangguh.

”Webinar soshum diikuti 686 peserta melalui platform zoom dan youtube streaming pada channel FKIP Universitas Mataram,” imbuhnya.

Peserta merupakan dosen, mahasiswa, dan guru dari Mataram serta beberapa daerah di Indonesia. Dekan FKIP Unram Prof A Wahab Jufri memberikan sambutan dan membuka kegiatan.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Prof Warsono dari Unesa, Prof Dasim Budimansyah dari UPI, serta Prof Mahsun dari Unram. Narasumber memberikan motivasi pada peserta untuk selalu mengikuti tuntutan zaman dengan berbagai inovasi baik di bidang teknologi maupun sosial. Prof Dasim Budimansyah mengatakan ada aspek yang cukup penting harus dimiliki dalam rangka radiasi peradaban suatu bangsa, yakni teknologi. Penguasaan teknologi menjadi sangat penting di sini. (nur/*)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS