page hit counter
Universitas Bumigora Buka Prodi Baru Konsentrasi Teknologi Digital

Universitas Bumigora Buka Prodi Baru Konsentrasi Teknologi Digital

MATARAM – Perkembangan Dunia Teknlogi Informasi dan Komunikasi semakin pesat. Tak terkecuali pada Dunia Industri dan Ketahanan Pangan. Berbagai pihak berlomba menciptakan terobosan berbasis teknologi atau transformasi digital demi meningkatkan produktivitas di kedua bidang tersebut.

Begitu pula dunia kampus yang dituntut untuk menciptakan lulusan yang siap bersaing menghadapi tantangan era digitalisasi atau lebih dikenal Era Revolusi Industri 4.0. Di era ini, semua peralatan teknologi di kolaborasikan untuk diterapkan otomatisasinya  pada sektor riil atau manufaktur.

Karena itu, demi menjawab tantangan tersebut, Universitas Bumigora Mataram saat ini tengah membuka prodi baru. “Ada tambahan Program Studi baru, teknologi pangan dan teknologi digital. Mulai tahun ini sudah bisa mendaftar,” ungkap Mahyadi, Wakil Rektor III Universitas Bumigora (9/7).

 

Khusus bagi 40 orang pendaftar pertama pada jurusan itu dikenakan bebas biaya pembangunan atau DPP.  Dan pembayaran dilakukan dengan sistem paketan per semester. “Kalau prodi lain kan perhitungannya per SKS, tapi kalau yang ini paketan dalam satu semester,” sambungnya.

Selain program studi baru tersebut, Kata Mahyadi, ada 12 Prodi lain yang tersedia untuk bisa dimasuki pendaftar. Diantaranya yakni. S1 Ilmu Komputer, S1 Desain Komunikasi Visual, dan  S1 Rekayasa Perangkat Lunak. Kemudian, S1 Teknologi Informasi, S1 Gizi, dan S1 Farmasi. Adapula S1 Manajemen dan  S1 Akuntansi,  S1 Sastra Inggris, dan S1 Hukum. Terakhir, ada D3 Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi, D3 Sistem Informasi, dan D3 Bahasa Inggris.

Informasi tentang tata cara pendaftaran dan berbagai informasi lainnya dapat diakses melalui laman website kampus – http://pmb.universitasbumigora.ac.id.

Selanjutnya, untuk program studi favorit yang terkait dengan komputer dan informatika. seperti desain komunikasi visual, dalam pekan ketiga bulan ini sudah bisa ditutup lebih dulu, mengingat kuota pendaftar yang hampir penuh. Karena itu calon mahasiswa diharapkan segera mendaftar agar bisa masuk kuota.

“Kami khawatir jika terlalu banyak pendaftar yang harus diterima, ruangan kelas yang tersedia saat ini tidak bisa menampung mahasiswa baru nantinya,” jelas Mahyadi. (Zis/adv).

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS