counter hit make

TPA Kebon Kongok Tolak Sampah Bekas Penanganan Pasien Corona

Berita Mataram – Operasional dan pelayanan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Regional Kebon Kongok tetap buka, walaupun tempat pembuangan akhir adalah tempat yang sangat rentan terhadap penyebaran virus corona. Karena alasan tersebut pihak TPA Kebon Kongok memperketat aturan terharap sampah yang masuk serta terhadap pekerja yang mengangkut sampah.

Kepala UPTD TPA Sampah Regional Kebon Kongok H. Didik Mahmud Gunawan menjelaskan bahwa pihaknya tidak menerima sampah jenis apapun yang berasal dari pasien dengan status positif Covid-19, baik dari rumah maupun ruang isolasi RSUD Provinsi NTB. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di lokasi TPA. Peraturan pembatasan sampah tersebut sudah dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kota Mataram dan Lombok Barat.

Saat ini pihak TPA juga sudah memfasilitasi para petugas di lapangan dengan Alat Pelindung Diri (APD) standar seperti masker, sarung tangan dan sepatu boot. Selain itu pihak TPA juga menyiapkan tempat mencuci tangan serta sabun di setiap area. Ini adalah salah satu upaya untuk mencegah menyebarnya virus corona di area TPA.

Para petugas TPA juga harus menaati peraturan soal kesehatan. Apabila ada petugas yang sakit maka mereka diwajibkan untuk beristirahat sementara waktu untuk meminimalisir resiko. Selain itu pihak TPA juga rutin melakukan penyemprotan insektisida di area TPA untuk mengurangi serangga-serangga pembawa penyakit seperti nyamuk, lalat dan kecoa.

Peran TPA saat ini begitu penting, karena adanya anjuran untuk tidak beraktifitas di luar rumah, maka sampah-sampah yang ada di masyarakat harus terdistribusikan dengan baik dan lancar. Selama ini TPA Kebun Kongok menampung sekitar 340 ton sampah perhari yang diangkut oleh sekitar 200 kendaraan pengangkut sampah per hari.

Mengenai pembatasan sampah bahwa TPA tidak menerima sampah dari bekas pasien positif Covid-19 sudah sesuai dengan Surat Edaran Menteri LHK Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah B3 dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan Covid-19. Menurut Kepala Seksi Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah TPA Ida Bagus Gede Sutawijaya, sampah tersebut harus disendirikan sebagai limbah B3 dan pengelolaannya diserahkan ke Kabupaten / Kota.