page hit counter

Tinggal Empat Lingkungan di Mataram Masih Berstatus Zona Merah

MATARAM-Jumlah lingkungan yang masuk zona merah Covid-19 di Kota Mataram terus menurun. Dari yang sebelumnya tujuh lingkungan, kini yang tersisa empat lingkungan.

“Pada 9 Agustus lalu tercatat tujuh lingkungan yang masuk zona merah Covid-19, namun kini data terbaru hanya empat lingkungan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram dr H Usman Hadi, kemarin.

Adapun empat lingkungan yang masuk zona merah Covid-19 diantaranya Pagutan Permai, Pagutan Indah, Kodya Asri, dan Kekalik Indah. Lingkungan dengan zona merah memiliki warga terpapar positif Covid-19 di atas lima orang. Sedangkan 60 persen dari 325 lingkungan di Kota Mataram sudah berstatus zona hijau dan sisanya masuk kategori zona kuning dan oranye penularan Covid-19.

“Untuk lingkungan yang masuk zona merah sedang dilakukan berbagai intervensi bekerja sama dengan lurah dan kepala lingkungan setempat,” ujarnya.

Dalam intervensi tersebut kata dia, tim medis dari masing-masing Puskesmas terdekat melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait penerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) guna mencegah penyebaran Covid-19. Dia berharap empat lingkungan zona merah tersebut bisa segera menjadi lingkungan zona hijau penyebaran Covid-19. Sedangkan untuk lingkungan zona oranye dan kuning diminta terus meningkatkan upaya pencegahan agar bisa meningkat ke zona hijau. “Kita ingin lingkungan zona hijau bisa mempertahankan berbagai upaya pencegahan yang telah dilakukan,” harapnya.

Lurah Kekalik Jaya Syafruddin mengatakan, jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Kelurahan Kekalik Jaya sebanyak 19 orang dan yang paling banyak dari Lingkungan Kekalik Indah. Kendati demikian kata dia, dari jumlah tersebut sudah banyak yang sembuh. “Warga  yang melakukan isolasi mandiri kita pusatkan di rumah pak kaling,” kata dia.

Saat ini kata Syafruddin, hasil rilis Dikes Kota Mataram seorang warga di Lingkungan Kekalik Grisak terpapar Covid-19. Sehingga pihaknya bersama tim puskesmas melakukan tracing kepada warga yang terpapar. “Ini kita lakukan untuk memutus rantai peyebaran Covid-19,” tuturnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta warga membiasakan pakai masker. Enam lingkungan di Kelurahan Kekalik Jaya dipasangkan spanduk di setiap pintu masuk terkait bagaimana menerapkan protokol kesehatan.

“Kita ingin warga menggunakan masker saat keluar rumah atau beraktivitas,” tukasnya. (jay/r3)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS