page hit counter
Ternyata Inilah Penyebab Gubernur Batal Beri Izin Mudik Lokal Provinsi NTB

Ternyata Inilah Penyebab Gubernur Batal Beri Izin Mudik Lokal Provinsi NTB

Berita Mataram – Seperti diketahui bersama, beberapa waktu lalu Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah sempat mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan mudik antar Kabupaten atau antar Kota di NTB. Hal tersebut diperkuat dengan adanya Surat Edaran tentang mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tersebut.

Namun seiring berjalannya waktu, Gubernur kemudian mengeluarkan larangan untuk melakukan mudik dan akan menutup akses penyebarangan antara Pulau Lombok dan Sumbawa mulai tanggal 8 Mei 2021 mendatang. Hal tersebut tentu membuat kecewa masyarakat yang jauh-jauh hari sudah mempersiapkan diri untuk bertemu sanak keluarga dan orang tua di kampung halamnnya.

Lalu mengapa demikian? Ternyata setelah mengeluarkan surat edaran tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito melarang segala bentuk aktivitas mudik, mulai dari mudik lokal maupun antar provinsi. Aturan pelarangan mudik tersebut berlaku selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Pemerintah sepakat untuk meniadakan mudik apapun bentuknya. Mohon jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk dapat menjadi agen promosi kesehatan yang baik dengan berlandaskan satu narasi dari pemerintah,” kata Wiku dalam konferensi pers daring di Jakarta seperti dilansir dari laman Kicknews.today.

Dalam kesempatan tersebut, Wiku juga menjelaskan bahwa kegiatan mudik sangat rentan menularkan virus Covid-19, karena kegiatan interaksi fisik sangat melekat dalam perayaan Idul Fitri. Hal tersebut sangat melenceng dari protokol kesehatan seperti yang selalu digembar-gemborkan oleh pemerintah.

Sebelumnya Gubernur NTB mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor 550/05/KUM/Tahun 2021 yang isinya mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan mudik tingkat lokal. Beliau memberi izin penggunaan moda transportasi baik darat dan laut dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS