page hit counter
Temuan baru kasus pembunuhan Ibu-anak di Subang: Dihabisi di kamar saat lakukan ini

Temuan baru kasus pembunuhan Ibu-anak di Subang: Dihabisi di kamar saat lakukan ini

Ilustrasi pembunuhan. Foto: Pixabay

Pembunuhan ibu dan anak di Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat membuat heboh banyak orang lantaran keduanya dibunuh secara sadis lalu jenazahnya ditemukan di mobil mewah, Toyota Alphard. Kini ada temuan baru dari kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang tersebut.

Kapolres Subang, AKBP Sumarni menjelaskan, setelah dilakukan hasil autopsi kepada kedua jenazah, setidaknya ditemukan luka yang menyebabkan kefatalan pada korban.

Suasana duka di rumah korban ibu dan anak korban pembunuhan di bagasi. Foto: Ist.
Suasana duka di rumah korban ibu dan anak korban pembunuhan di bagasi. Foto: Ist. | Temuan baru kasus pembunuhan Ibu-anak di Subang

Berdasarkan penelusuran pihak kepolisian, pukulan keras itu berasal dari benda tumpul hingga membuat tulang tengkoraknya patah dan memar pada bagian otak.

“Tulang tengkoraknya patah, dan memar pada otak, diakibatkan kekerasan benda tumpul,” kata Sumarni, mengutip Pasundan Ekspres pada Jumat, 20 Agustus 2021.

Pihaknya juga menjelaskan, hasil analisa dari olah TKP dan ciri-ciri terduga pelaku pembunuhan, dari beberapa keterangan para saksi.

Dilihat dari dugaan alur pembunuhan tersebut, polisi menduga antara korban dan pelaku saling kenal.

“Ada indikasi pelaku dan korban saling kenal, dilihat dari analisa jalur masuk pelaku ke dalam rumah, tidak ada kerusakan, dari situ maka diduga pelaku adalah orang dekat, dan diperkirakan kenal dengan kedua korban,” paparnya lagi.

Dibunuh di kamar saat sedang tertidur

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang. Foto: Ist.
Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang. Foto: Ist.

Sumarni mengungkapkan, hasil olah TKP menemukan adanya dugaan bahwa antara ibu dan anak dihabisi dalam posisi yang berbeda.

Temuan itu didasari dari temuan bukti-bukti di jenazah tubuh korban. Adapun pada tubuh Tuti, tidak ditemukan adanya bekas luka pukulan.

Oleh sebabnya pihak kepolisian menduga bahwa sang ibu dipukul saat sedang tertidur.

“Sepertinya pada saat dipukul, korban Tuti sedang tidur, karena tidak ada tanda perlawanan atau bekas kekerasan,” ungkapnya.

Sementara, temuan lain justru ditemukan pada bagian tubuh Amelia yang didapati bekas luka pukulan atau kekerasan. Diduga kuat, Amelia sempat melawan pelaku.

“Anak korban (Amelia) sepertinya ada perlawanan, karena ada bekas pukulan,” ungkapnya.

Sumarni juga menyebut, diduga pelaku menghabisi korban di kamar. Sebab kondisi kamar juga berantakan.

Adapun yang jadi alat untuk membunuh pelaku, diduga dengan menggunakan sebuah kayu untuk mencuci pakaian atau biasa disebut penggilasan.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS