counter hit make

Sukmawati bicara jadi orang suci: Semampunya lah

Ratu Niang Sukmawati

Sukmawati Soekarnoputri kini sudah masuk Hindu. Dia menceritakan soal pengalaman memelajari agama dalam kehidupannya. Sukmawati ngaku mendalami ajaran agama bukan untuk menjadi orang suci tapi bagaimana dia bermanfaat bagi sesama umat manusia dan lingkungan.

Nah Sukmawati ngaku dia nggak pernah bercita-cita menjadi pemuka agama atau menjadi orang yang ahli agama. Adik Megawati Soekarnoputri ini ngaku dia itu lebih mendalami seni budaya dibanding agama.

Sukmawati soal jadi orang suci

Sukmawati mengatakan Bung Karno nggak memaksakan Sukmawati untuk harus taat banget pada Islam. Bung Karno menyerahkan pengalaman beragama kepada masing-masing putra putrinya lho.

Sukmawati upacara ritual
Sukmawati saat menjalani ritual Hindu. Foto: Instagram @aryawedakarna

“Kalau masalah agama enggak menjadi masalah, anak-anak juga silakan. Enggak dipaksakan, ‘Oh, kamu mesti mengikuti Islam dengan patuh sekali, taat sekali’,” kata Sukmawati dikutip Rabu 27 Oktober 2021.

Namun sebagai penganut Islam sebelumnya, Sukmawati mengatakan dia coba mendalami ajaran Islam lho.

“Walau bagi saya, saya itu belajar agama bukan untuk jadi orang suci, bagaimana jadi orang baik bagi masyarakat umum, bukan mau menjadi pemuka agama, nggak. Semampunya lah belajar tentang ilmu agama,” kata Sukmawati.

Adik Rachmawati Soekarnoputri ini mengatakan dia itu lebih ahli dalam seni budaya dibanding soal agama.

“Saya itu lebih ke ahli seni budaya, untuk agama tak terlalu untuk mendalami jadi penutur (tokoh agama). Bagaimana saya ajarkan jadi orang baik bagi sesama,” ujarnya.

Bung Karno soal agama

Putri Presiden pertama RI SoekarnoSukmawati Soekarnoputri mengatakan bahwa ayahnya tidak pernah memaksakan anak-anaknya untuk memeluk agama apapun.

Sukmawati juga menyebut Soekarno merupakan sosok yang sangat pancasilais, yang mengajarkan bahwa kebinekaan harus jadi prinsip utama masyarakat Indonesia.

“Semakin banyak (kebinekaannya), semakin bagus ilmu pengetahuannya,” lanjut Sukmawati.

Sukmawati setelah jalani ritual Sudhi Wadani
Sukmawati setelah jalani ritual Sudhi Wadani. Foto Instagram @aryawedakarna

Sukmawati juga menyebut, ayahnya itu ingin masyarakat Indonesia bisa tetap menjadi saudara apapun agama atau kepercayaan yang dianutnya. Dia juga menyebut soal toleransi yang diajarkan oleh Bung Karno.

“Indonesia itu beragam, (harus) bertoleransi dengan baik. Jangan mayoritas itu menjadi mayoritas yang angkuh, kemudian tidak toleransi dengan minoritas,” tegasnya.

“Tapi harus memiliki toleransi yang baik, karena kita berbangsa satu saudara di seluruh kepulauan Indonesia. Jadi, itu yang selalu ditanamkan Bung Karno,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Sukmawati juga bercerita soal pengalaman Soekarno. Kata dia, pada setiap jamuan makan, Soekarno selalu memberi kesempatan kepada pemeluk agama minoritas untuk memimpin doa.

“Dipilih yang memimpin itu bukan yang agama Islam, ‘Silakan yang Katolik menyampaikan doa,’,” tutur Sukmawati menceritakan.

Artikel dari Hops.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *