page hit counter
Sudah berapi-api sindir Anies depan Jokowi, suara fals Giring jadi hujatan balik

Sudah berapi-api sindir Anies depan Jokowi, suara fals Giring jadi hujatan balik

Giring dan Jokowi

Pidato Ketua Umum PSI Giring Ganesha yang berapi-api sindir Anies depan Presiden Jokowi justru bagi sebagian kalangan menjadi hujatan balik.

Salah satunya dilontaskan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) Partai Priboemi, Heikal Safat yang menghujat pidator Giring depan Jokowi sindir Anies sebagai ucapan tidak elok.

Dijelaskan Heikal, pidato Giring sangat tendensiius karena menyudutkan salah seorang kandidat calon Presiden 2024 yang justru memiliki pesan yang membuat gaduh.

Tak hanya itu, apa yang telah ditegaskan Giring di depan Jokowi, dinilai sebagai statemen murahan yang bisa menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Saya tegaskan kepada Dik Giring Nidji silakan berbeda pilihan, keharmonisan, persatuan, dan kesatuan tetap ditegakkan,” ungkap Heikal di Jakarta.

Giring Ganesha dalam HUT PSI ke-7. Foto Youtube Partai Solidaritas Indonesia
Giring Ganesha dalam HUT PSI ke-7. Foto Youtube Partai Solidaritas Indonesia

Pidato Giring bersuara fals

Giring bahkan disebut tidak mampu memberikan suara merdunya ketika menjadi seorang vokalis, di dunia politik justru vokalis group band Nidji ini memiliki suara fals ketika berpidato politik.

“Artinya saya anggap Ketum PSI Giring Nidji sudah tidak lagi semerdu saat bernyanyi,” kata Heikal.

Sebagai politisi, Giring terlalu mencolok untuk mencari panggung dalam pertarungan politik, sehingga saat berkomentar sering terjebak dengan menggunakan cara yang dianggap publik kurang etis.

Karenanya dalam beberapa statemennya, Giring sangat terkesan membuat propaganda murahan untukbisa menaikkan elektabilitas figurnya sebagai ketum partai menuju Pilpres 2024.

“Dalam berpolitik menurut saya, pernyataan tendensius yang diduga dilakukan oleh Giring Nidji sebagai Ketum Parpol sangat tidak patut dicontoh, justru seharusnya dalam berkomentar secara sehat dengan mengedukasi masyarakat, apalagi masyarakat di seluruh Indonesia saat ini sudah sangat cerdas dalam berpolitik,” ujar Heikal.

Anies Baswedan dalam kegiatan Dinas Pendidikan DKI
Anies Baswedan dalam kegiatan Dinas Pendidikan DKI. Foto Instagram @aniesbaswedan

Pidato Giring di depan Jokowi, menyebut jika Indonesia akan suram jika dipimpin oleh sosok yang memiliki rekam jejak tidak baik, terlebih sosok yang pernah di pecat oleh Jokowi.

Gemuruh kader partai langsung terbakar, tatkala Ketum PSI ini juga menilai sosok yang kuat dimaksud Anies Baswedan selalu membawa isu agama, ras, suku dan antargolongan.

“Kemajuan kita akan terancam jika kelak orang yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang mempunyai rekam jejak menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada,” ujar Giring dalam perayaan HUT ke-7 PSI, Rabu.

Meski tak menyebut nama secara langsung, kuat diperkirakan sosok yang dimaksud Giring tak lain Gubernur DKI Jakarta yang diprediksi juga akan maju dalam konstalasi politik dalam pemilu 2024.

“Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja,” ujar Giring.

PSI siap bikin gaduh Senayan
PSI siap bikin gaduh Senayan. Foto Instagram @psi_id

PSI, tegas Giring, tak akan berkoalisi dengan pihak yang mengusung sosok tersebut menjadi calon presiden (capres) pada 2024. Orang yang pernah memperalat agama, bergandeng tangan dengan kelompok intoleran, menggunakan ayat untuk menjatuhkan lawan politik.

“Bila kelak amit-amit, skenario buruk terjadi dan kandidat yang punya rekam jejak politisasi agama menang pilpres Pak, PSI siap menjadi oposisi. Sebagaimana yang telah kami buktikan di Jakarta hari ini,” ujar mantan vokalis Nidji itu.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS