page hit counter
Stephen Hawking: Surga dan neraka hanya dongeng, aslinya tidak ada

Stephen Hawking: Surga dan neraka hanya dongeng, aslinya tidak ada

Stephen Hawking, pencetus theory of everything.

Fisikawan teoretis dan kosmolog asal Inggris, Stephen Hawking berulang kali menyampaikan, bahwa surga dan neraka hanya konsep semu yang jauh dari kebenaran. Lantas, apa yang membuat dia beranggapan demikian?

Di salah satu bukunya yang berjudul Grand Design, Hawking mengatakan, tata surya terbentuk dari proses rumit tanpa melibatkan Tuhan. Sehingga, dia beranggapan, zat maha besar tersebut sejatinya tak ada, termasuk surga, neraka, dan kehidupan lain setelah kematian.

Dikutip dari The Guardian, Hawking yang sebelum meninggal dunia sempat menderita Amytotrophic Lateral Sclerosis atau ALS mengatakan, meski percaya kehidupan akhirat tak ada, namun kala itu dia berharap bisa hidup lebih lama di bumi. Sebab, kata dia, masih ada sejumlah hal yang ingin dia pelajari dan ketahui.

“Saya telah hidup dengan ancaman kematian dini selama puluhan tahun terakhir. Saya tidak takut mati, tetapi saya tidak mau buru-buru mati. Ada banyak hal yang ingin saya lakukan terlebih dulu di dunia,” ujar Stephen Hawking menjelang kematiannya, dikutip Hops, Selasa 28 Desember 2021.

Ilustrasi Surga dan Neraka
Ilustrasi Surga dan Neraka

Sepanjang hidupnya, Hawking memang kerap meneliti banyak hal. Bahkan, dia sempat mencetuskan theory of everything atau teori segalanya yang menguak banyak hal terkait kehidupan di tata surya.

Hawking berpandangan, otak manusia sejatinya sama seperti komponen utama komputer. Sehingga, ketika itu rusak, maka seluruh tubuh tak bisa berfungsi lagi.

“Tidak ada surga atau kehidupan setelah mati bagi komputer-komputer yang rusak. Itu (kehidupan setelah kematian) hanya dongeng, cerita bohong untuk orang-orang yang takut (mati),” terangnya.

Stephen Hawking, ahli fisika yang mempercayai keberadaan alien
Stephen Hawking, ahli fisika yang mempercayai keberadaan alien Foto: Business Insider

Pernyataan Hawking mengenai kehidupan setelah mati kerap mendapat kritikan dari pemuka agama, salah satunya Rabbi Lord Sack. Namun, menurut pengamatannya selama hidup, dia tetap berpandangan, akhirat dan seluruh konsep di baliknya hanya sekadar angan-angan yang nyatanya tak ada.

“Tidak ada surga, neraka, dan akhirat. Saya berpandangan, kepercayaan pada akhirat hanya angan-angan belaka,” kata Hawking.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS