counter hit make

Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19 di Era New Normal

Berita Mataram – Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau biasa disebut Covid-19 telah merubah tatanan hidup orang banyak, menghancurkan berbagai sektor, terutama sektor perekonomian dan sosial. Membuat bisnis di bidang pariwisata bertekuk lutut, menciptakan banyak pengangguran, dan masih banyak dampak lainnya.

Dalam awal-awal masa pandemi Covid-19, pemerintah masih mampu bertahan dengan memberikan berbagai stimulus dan bantuan kepada masyarakat. Namun hal ini tidak dapat dilakukan secara terus menerus, karena banyak sektor bisnis yang harus berhenti total akibat pandemi ini, salah satunya adalah yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat, terlebih lagi provinsi ini sedang membangun industri pariwisata.

Industri pariwisata adalah sektor usaha yang mengharapkan kedatangan orang-orang baik domestik maupun mancanegara. Akan tetapi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia ini telah merubah kebijakan-kebijakan tentang manusia baik yang ingin masuk maupun keluar negara tertentu. Hal tersebut sudah tentu membuat sektor pariwisata menjadi tiarap.

Tidak hanya pariwisata, beberapa sektor usaha turunannya seperti transportasi, perhotelan, event organizer dan lain sebagainya harus merasakan dampaknya. Apabila hal ini terus terjadi maka bukan tidak mungkin usaha-usaha yang berkaitan dengan sektor tersebut akan bangkrut dan tutup.

Saat ini Pemerintah khususnya Provinsi Nusa Tenggara Barat tengah merumuskan protokol masyarakat produktif dan aman Covid-19. Hal itu berarti pemerintah saat ini tengah mempersiapkan diri untuk memasuki era new normal, dimana manusia akan hidup berdampingan dengan Covid-19.

Baru saja Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengikuti Rapat Koordinasi melalui telekonferensi terkait “Perumusan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19” dengan beberapa pejabat diantaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Ir. Airlangga Hartarto, Menko PMK, Menko Marinves, Mendagri, Menkes, Menko Polhukam, Kepala Staf Kepresidenan, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB serta sejumlah Gubernur seluruh Indonesia.

Rapat yang dilakukan secara teleconference tersebut membahas tentang persiapan untuk berdamai dengan Covid-19 seperti yang telah dianjurkan oleh Presiden RI. Masyarakat diminta untuk mampu beradaptasi dengan kondisi pandemi ini dan dapat melakukan kegiatan seperti biasanya dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol penanganan Covid-19.

Beberapa menteri menyampaikan tentang pentingnya masyarakat untuk dapat beradaptasi sekaligus berdamai dengan Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah ingin agar masyarakat tetap produktif meskipun pandemi Covid-19 ini tetap berlangsung dan kemungkinan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat benar-benar hilang dari muka bumi ini.