page hit counter
Sering Minta Foto Bugil dan Lakukan Pemerasan, Polisi Gadungan Ditangkap

Sering Minta Foto Bugil dan Lakukan Pemerasan, Polisi Gadungan Ditangkap

Berita Nasional – Seorang laki-laki berinisial DH warga Kabupaten Ngawi harus berurusan dengan pihak kepolisian karena melakukan tindakan kejahatan. Pria berusia 38 tahun warga Kedunggalar, Ngawi ini mengaku sebagai anggota polisi berhasil memeras korbannya seorang wanita hingga puluhan juta rupiah.

Kepada wanita tersebut, DH mengaku sebagai anggota Polda Jawa Timur dengan nama Agung Pratama. Ia kerap meminta foto bugil korbannya hingga memeras korban. Kapolres Madiun Kota AKBP Bobby Aria mengungkapkan bahwa pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah adanya laporan dari korban yang sering diperas.

Korban yang berinisial Bunga mulai mengenal DH pada bulan Maret 2020. Saat itu DH mengaku bernama Agung Pratama dan merupakan anggota polisi yang bertugas di Polda Jatim. Perkenalan tersebut berlanjut dengan menjalin komunikasi via Whatsapp. Semakin lama DH semakin berani bahkan minta foto bugil Bunga.

Kasus tersebut bermula saat DH membuat skenario bahwa ia sedang tersandung kasus narkoba dan di ponsel miliknya banyak ditemukan foto bugil Bunga. Kemudian DH kembali melakukan tipu muslihat dengan meminta Bunga untuk menghubungi atasannya yang bernama AKP Hariyanto yang meminta sejumlah uang agar kasus foto bugil tersebut tidak sampai ke ranah hukum.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, terungkap bahwa ternyata Agung Pratama dan AKP Hariyanto adalah orang yang sama yaitu DH. Terungkap juga bahwa Bunga telah mentransfer uang mencapai Rp90 Juta kepada DH. Selain itu DH ternyata sering mengajak Bunga untuk berhubungan intim dengan imbalan akan menutup perkara kasus foto bugil tersebut.

Atas laporan Bunga yang disampaikan ke Polres Madiun Kota tersebut, tim Satreskrim Polres Madiun Kota berhasil meringkus DH saat sedang berada di rumahnya, Ngawi. Tersangka digelandang ke Polres Madiun Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Menurut penyelidikan, DH merupakan pekerja swasta yang pernah divonis penjara selama satu tahun karena kasus penyebaran konten pornografi.

Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pengembangan kasus, karena dicurigai selain Bunga ada beberapa wanita yang menjadi korban atas perbuatan pelaku dengan menggunakan modus yang sama. Uang yang didapat oleh tersangka digunakan untuk keperluan pribadi seperti membeli sepeda motor dan juga membayar hutang.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat hukuman sebagaimana dalam Pasal 45 ayat (4) jo Pasal 24 ayat (4) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

CATEGORIES
TAGS
Share This