page hit counter
Sempat Ditutup Karena Siswanya Positif Covid-19, SMAN 1 Mataram Kembali Dibuka

Sempat Ditutup Karena Siswanya Positif Covid-19, SMAN 1 Mataram Kembali Dibuka

Berita Mataram – Setelah sempat ditutup selama beberapa hari, SMA Negeri 1 Mataram akhirnya dibuka kembali. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala SMAN 1 Mataram Kun Andrasto. “Sudah dibuka sejak Kamis,” Kata Kun, sapaan akrab kepala sekolah SMAN 1 Mataram kepada wartawan.

Sebelumnya SMAN 1 Mataram sempat ditutup sekitar empat hari akibat dua orang siswanya dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Penutupan sekolah dilakukan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Keputusan dibukanya kembali SMAN 1 Mataram berdasarkan hasil tes swab PCR yang dilakukan kepada 23 warga sekolah dinyatakan negatif Covid-19. Sekitar 20 orang yang terdiri dari guru dan siswa dinyatakan negatif Covid-19, sedangkan tiga orang lainnya melakukan tes antigen berdasarkan inisiatif keluarga yang juga menunjukkan hasil negatif.

Sebanyak 23 orang yang melakukan uji swab PCR tersebut berdasarkan hasil tracing siapa saja yang telah melakukan kontak dengan siswa yang dinyatakan positif tersebut. Semua daftar nama hasil kontak tracing tersebut dinyatakan negatif sehingga layanan sekolah dibuka kembali. “Jadwal telah disiapkan,” kata Kun.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan. Dinas Dikbud NTB akan mengambil kebijakan progresif. Layanan PTM saat ini langsung di sekolah dan akan diprioritaskan bagi kelas akhir yakni kelas XII SMA sederajat, kelas VI SDLB dan kelas IX SMPLB.

Selain itu, Dinas Dikbud NTB juga akan menurunkan tim yang akan mengawasi jalannya protokol kesehatan di sekolah-sekolah. Hal tersebut dilakukan agar proses belajar mengajar dalam kondisi aman dan nyaman serta menaati protokol kesehatan dan terbebas dari Covid-19. Pihak Dinas Dikbud NTB juga berharap agar sekolah dapat mengantisipasi terjadinya kerumunan baik sebelum maupun setelah jam belajar usai.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan NTB H Rumindah mengimbau agar sekolah terus mengevaluasi diri, kemudian menindaklanjuti serta bersikap disiplin dan komitmen. “ditindaklanjuti, dengan sikap lebih disiplin dan berkelanjutan dan komitmen, jangan lengah,” kata beliau. Pihak sekolah juga diharapkan terus berkoordinasi dengan orang tua siswa agar sama-sama dapat mematuhi ketentuan.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS