page hit counter
Sebelum dibunuh ternyata Amel beri pertanda ini ke HP istri Yoris: Padahal enggak pernah…

Sebelum dibunuh ternyata Amel beri pertanda ini ke HP istri Yoris: Padahal enggak pernah…

Amel korban pembunuhan Subang semasa hidup. Foto: Ist.

Tewasnya ibu dan anak di Subang, Jawa Barat masih menjadi misteri. Sebelum kedua korban yakni Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu (Amel) dibunuh, ternyata ada berbagai tanda firasat yang dialami istri Yoris, Yanti Jubaedah.

Yoris sendiri merupakan anak pertama Tuti dan kakak Amalia.

Yanti menjelaskan, tiga hari sebelum kedua keluarganya tewas dibunuh dengan sadis, Amel sempat bersikap berbeda dari biasanya.

Doa bersama untuk Tuti-Amel, tangis Yoris pecah. Foto: Capture.
Doa bersama untuk Tuti-Amel, tangis Yoris pecah. Foto: Capture. | Sebelum dibunuh ternyata Amel beri pertanda ini ke HP istri Yoris

Yanti mengungkapkan, pada 15 Agustus 2021 atau 3 hari sebelum kejadian, keluarganya sempat jalan-jalan ke Bandung.

Saat itu, Tuti, Amalia serta keluarga Yoris dan Yanti berserta anaknya berangkat satu mobil.

Anehnya, kata Yanti, Amel tak seperti biasanya tiba-tiba meminjam HP miliknya untuk selfie.

“Enggak pernah dia foto (sendiri) di hape saya, biasanya berlima gitu (kalau foto),” kata Yanti di kediamanan keluarga korban di Dusun Jalancagak, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dikutip dari Tribun pada Selasa, 21 September 2021.

Yanti pun masih tak menyangka bahwa selfie tersebut jadi potret terakhir Amel di ponsel milik Yanti.

Kapolres Subang AKBP Sumarni cek olah TKP
Kapolres Subang AKBP Sumarni cek olah TKP pembunuhan ibu anak di bagasi. Foto Instagram @polres_subang

Sampai akhirnya, beberapa hari setelahnya, Amalia ditemukan tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan.

Selain foto selfie terakhir, Yanti pun bercerita mengenai anaknya yang masih berusia 5 tahun yang tiba-tiba mengatakan hal-hal aneh. Saat di dalam mobil, tiba-tiba anaknya mengeja kata ‘mati’.

“Anak saya kan masih PAUD, ada kejadian waktu sedang sama mamah terus Amalia di mobil Alphard. Anak saya disuruh mengeja ke nenek sama bibinya, ejaannya kaya em a ma te i ti, mati,” ujar Yanti.

Saat anaknya mengeja begitu, Yanti pun tak memiliki firasat apa-apa, namun barulah beberapa hari kemudian dia tersadar bahwa sesuatu yang buruk menimpa Tuti dan Amel.

“Saya sempat tidak menyangka sedih banget, ditambah anak saya juga kan kaya merasa kehilangan banget, itu yang bikin saya sangat sedih sampai sekarang,” imbuhnya.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS