page hit counter
Satu Tahun Jelang Pensiun, Guru Honorer Masih Boleh Daftar PPPK

Satu Tahun Jelang Pensiun, Guru Honorer Masih Boleh Daftar PPPK

PRAYA-Meski tinggal satu tahun pensiun, para guru honorer boleh mendaftar sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Asalkan mengantongi data pokok pendidikan (dapodik) yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Kalau tidak ada itu (dapokdik), maka tidak bisa,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Lombok Tengah H Mohammad Nazili pada Lombok Post, Senin (24/5).

Dijelaskan, dapodik menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi. Karena lewat dapodik, akan ketahuan mana guru honorer yang masih aktif atau tidak. Termasuk lama mengabdinya.

Untuk itu, bagi yang merasa aktif, namun belum memiliki dapodik dipersilakan mengurus dari sekarang. Apalagi, masa pendaftaran PPPK belum dibuka. Sehingga masih banyak waktu untuk melengkapinya.

“Informasi lebih lanjut silakan datang langsung ke kantor, atau mengunjungi website resmi bkpp,” papar mantan Kepala Dinas Sosnakertrans Loteng tersebut.

Lebih lanjut, pihaknya menerangkan kuota PPPK tahun ini, lebih banyak daripada tahun 2019 lalu. Jumlahnya sebanyak 1.886 kursi. Sedangkan tahun 2019 lalu sebanyak 1.250 kursi. Hanya saja, yang mendaftar waktu itu sebanyak 753 orang. Sedangkan yang lulus tes sebanyak 441 orang.

Bedanya tahun 2019 lalu, selain tenaga guru. Ada pula dari tenaga penyuluh dan tenaga kesehatan. Sementara tahun ini, semuanya dari tenaga guru. Kendati demikian, pihaknya berharap kuota yang tersedia sekarang terisi. Jangan sampai kebanyakan yang kosong. “Jadi mari manfaatkan peluang yang ada. Jangan disia-siakan,” seru Nazili.

Sementara itu, Bupati Loteng HL Pathul Bahri memastikan menjamin proses seleksi PPPK dengan jujur, adil, dan transparan. Termasuk calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Dia memastikan tidak ada yang namanya titipan. Untuk itu, warga Gumi Tatas Tuhu Trasna disilakan ikut mengawasi. “Apalagi prosesnya terpusat, tidak semuanya di daerah. Salah satunya pendaftaran berkas,” kata mantan Anggota DPRD NTB tersebut. (dss/r5)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS