page hit counter
Ratusan Ribu Rokok Ilegal Disita dalam Razia oleh Pihak Pengawasan Bea Cukai dan Pemkot Mataram

Ratusan Ribu Rokok Ilegal Disita dalam Razia oleh Pihak Pengawasan Bea Cukai dan Pemkot Mataram

Warta Mataram – Mataram, 24 November 2021. Beberapa bulan yang lalu, media dihebohkan oleh maraknya rokok ilegal yang beredar di masyarakat. Segala upaya dilakukan oleh Pemerintah Kota Mataram sebagai bentuk pencegahan tersebarnya rokok ilegal. Hal ini tentu saja sangat berpengaruh kepada pendapatan daerah.

Dinas Perdangan Kota Mataram menggencarkan Gerakan Gempur Rokok Ilegal. Pemberantasan rokok ilegal merupakan upaya menyelamatkan pendapatan negara dan menciptakan iklim usaha yang sehat. Pihak Dinas Perdagangan Kota Mataram, khususnya bidang BAPOKTING (Bahan Pokok dan Penting) melakukan sosialisasi tentang DBHCT (Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau) kepada setiap retail, distributor, pengusaha tembakau, dan pelaku ekspor-impor, pada tanggal 1-4 November 2021, bertempat di hotel Aston.

Sri Wahyunida, SE., Kepala Bidang BAPOKTING

Sri Wahyunida, SE., sebagai Kepala Bidang BAPOKTING, mengatakan pelaksanaan kegiatan sosialisasi pada hari Senin, tanggal 1 November, pihak Dinas Perdangan Kota Mataram melakukan sosialisasi kepada retail berjumlah 30 orang. Pada hari Selasa, tanggal 2 November, melakukan sosialisasi kepada distributor berjumlah 30 orang. Pada hari Rabu, tanggal 3 November, melakukan sosialisai dengan pengusaha tembakau besar maupun pengusaha tembakau kecil berjumlah 30 orang. Pada hari Kamis, tanggal 4 November, sosialisasi dilakukan kepada pelaku ekspor dan impor tembakau berjumlah 30 orang.

Adapun alasan Dinas Perdagangan Kota Mataram melakukan sosialisasi kepada retail, distributor dan ekspor impor karena mereka secara langsung bersentuhan dengan konsumen. “Edukasi yang seperti ini paling bagus,” ujar Sri Wahyunida, SE. “Diharapkan dengan sosialisasi ini masyarakat dan pelaku usaha akan semakin pintar dalam memilih rokok yang legal dan meningkatkan pendapatan daerah.”

Dihubungi di tempat terpisah, Dimas Peratama, S. ST., M. Hum., sebagai Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan Bea Cukai, mengatakan bahwa Pihak Kantor Pengawasan Bea Cukai Mataram bersama Pemerintah Kota Mataram pada tanggal 28 – 29 Oktober 2021 melakukan operasi pemberantasan rokok ilegal yang tersebar di Kota Mataram.

Sosialisasi sudah digencarkan oleh pihak Kantor Pengawasan Bea Cukai Mataram dan Pemkot Mataram untuk memberikan pemaparan terkait rokok ilegal yang beredar di tengah masyarakat. Adapun strategi yang dilakukan oleh Pemkot Mataram dan Kantor Pengawasan Bea Cukai Mataram:

  1. Memberikan penyuluhan tentang rokok ilegal kepada masyarakat, pasar, pabrik.
  2. Operasi penindakan dilakukan di setiap pasar.

Dari operasi penindakan yang digencarkan, pihak Kantor Pengawasan Bea Cukai mendapati 180.542 gram rokok illegal, tembakau iris maupun tembakau batang kemasan berjumlah 7.200 batang yang tidak disertai dengan pita cukai. Kesemuanya berhasil disita petugas. Ciri-ciri rokok illegal, menurut pihak Bea Cukai, adalah produknya tidak menggunakan pita cukai atau menggunakan pita cukai yang dipalsukan. Ada juga yang menggunakan pita cukai bekas pakai yang ditempelkan lagi. Untuk tembakau iris, tanpa kemasan dan tanpa racikan zat tambahan, ada pengecualian, sehingga belum bisa dibebankan cukai karena masih tradisional. Selain petugas Bea Cukai, adapun pihak yang lainnya ikut serta dalam razia ini yaitu Dinas Perdagangan, satpol PP, Polres Kota Mataram, Kodim 1606/Mataram.

Dimas Peratama menerangkan bahwa tembakau iris tarif cukainya lebih murah dibandingkan tarif cukai rokok batang. “Tembakau eceran yang tidak memiliki pita cukai akan disita di setiap operasi penindakan. Peredaran rokok illegal di Mataram lebih sedikit, tidak seperti daerah lain, hanya 19 penindakan. Tidak banyak rokok ilegal berada di Mataram, tapi kami tetap rutin patroli setiap kecamatan dan daerah,” terangnya. (LJWM)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS