page hit counter
Ramai Jenderal Dudung, bahasa Arab itu bahasa penghuni surga? Ternyata…

Ramai Jenderal Dudung, bahasa Arab itu bahasa penghuni surga? Ternyata…

Ilustrasi Surga. Foto: Crosswalk

Pernyataan Jenderal Dudung Abdurachman soal dia tiap berdoa menggunakan bahasa Indonesia jadi bahasan di mana-mana. Meski ritual berdoa berbahasa Indonesia nggak masalah, namun isu ini ributkan. Respons pernyataan Jenderal Dudung meluas, muncul narasi bahasa penghuni surga adalah bahasa Arab. Apa benar ya penghuni surga itu nanti berbahasa Arab?

Isu orang Arab dan bahasa Arab belakangan ini meluas setelah Jenderal Dudung menyampaikan pernyataan soal Tuhan kita bukan orang Arab dan berdoa simpel saja pakai bahasa Indonesia.

Ada pula yang membawa narasi hadis, jangan membenci Arab sebab kalau benci Arab artinya umat Islam itu membenci Nabi Muhammad SAW.

Bahasa Arab bahasanya surga ternyata palsu

Ustaz Ibnu Kharish atau populer Ustaz Ahong mengulas soal munculnya narasi bahasa Arab itu adalah bahasa penghuni surga.

Narasi ini berasal dari sebuah hadis yang artinya ‘Cintailah bangsa Arab karena tiga hal: saya itu orang Arab, Al-Quran itu berbahasa Arab, dan bahasa penduduk surga itu bahasa Arab.

Viral driver ojol bercelana sobek baca Alquran di emperan, lihatnya bikin publik tertampar. Foto: TikTok, Pexels
Viral driver ojol bercelana sobek baca Alquran di emperan, lihatnya bikin publik tertampar. Foto: TikTok, Pexels

Ustaz Ahong mengungkapkan riwayat hadis tersebut terdapat dalam banyak kitab hadis di antaranya al-Mujam al-Ausath karya at-Thabrani, al-Mujam al-Kabir karya at-Thabrani, al-Mustadrak karya al-Hakim, Syuab al-Iman karya al-Baihaqi, Ilal al-Hadits karya Ibnu Abi Hatim.

Namu ada yang mengulas hads tersebut adalah hadis palsu alias hadis maudhu’. Periwayat yang melabeli hadis tersebut hadis palsu adalah Imam al-Dzahabi, dan diamini oleh periwayat lainnya Imam Ibnu Qayim al-Jauzi dalam kita al-Maudhuat.

“Dalam Majmu al-Fatawa, Imam Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa bahasa Arab sebagai bahasa surga itu tidak ada keterangan dalam Al-Quran, hadis sahih, maupun dari sahabat,” jelas Ustaz Ahong dalam ulasannya di akun media sosial, dikutip Jumat 3 Desember 2021.

Hadis Arabisasi?

Nah penjelasan lain dari KH Akhsin Sakho mantan Rektor Institut Ilmu Alquran, hadis tersebut menyerukan arabisasi dalam segala hal.

Bendera Arab Saudi. Foto: Antara
Bendera Arab Saudi. Foto: Antara

Hal ini bertentangan dengan misi Nabi Muhammad SAW yang diutus untuk sekalian alam. Artinya kata dia, dikutip dari Republika, menurut kiai tersebut, orang Islam walau tak bisa berbahasa Arab tetap bisa saja masuk surga.

Menurut dia masuk surga itu bukan karena bahsa Arabnya namun amal saleh seseorang.

“Surga urusan gaib yang mengetahui gaib hanya Allah. Apakah di surga berbahasa Arab? Wallahu a’lam,” katanya.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS