page hit counter
Program Pariwisata KLU Bangkit Mandek

Program Pariwisata KLU Bangkit Mandek

TANJUNG-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melakukan evaluasi program 100 kerja hari bupati dan wakil bupati, Senin (31/5). Dari evaluasi tersebut diketahui program pariwisata KLU bangkit belum menunjukkan progres berarti hingga saat ini.

Dalam rapat yang dipimpin Pj Sekda Lombok Utara H Raden Nurjati itu, masing-masing koordinator melaporkan capaian OPD selama 74 hari. Koordinator umum pelaksanaan program 100 hari kerja pimpinan daerah Evi Winarni membeberkan, hanya program pariwisata KLU bangkit yang belum berprogres sejauh ini.

”Dari empat program yang dirumuskan hanya satu yang belum menunjukkan progres,” ujar dia.

Ia menyimpulkan, dari program 100 hari kerja tersebut ada dua program yang paling terlihat progresnya. Yakni program Memarak ( Menyampaikan Masukan, Aspirasi, dan Keluhan) dan Merikeq atau Meriri. Sedangkan program pelayanan prima, progresnya diakui dia juga ada. Seperti pelayanan pembayaran pajak secara online oleh Bapenda dan sejumlah inovasi di Dinas Dukcapil.

Evi mengatakan, penilaian terhadap program 100 hari kerja tersebut didasarkan atas indikator tertentu. Ditetapkan berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan dan sudah terdokumentasi dengan baik dalam sebuah laporan.

Program 100 hari kerja pimpinan daerah itu dimulai sejak 26 Februari lalu dan akan berakhir pada 26 Juni mendatang.

”Kami akan umumkan secara terbuka setelah mencapai 100 hari,” tandas plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lombok Utara.

Sementara itu, Pj Sekda Lombok Utara H Raden Nurjati mengatakan, belum adanya progres di program pariwisata KLU bangkit dikarenakan pandemi. Ada beberapa event pariwisata yang terpaksa tidak bisa digelar. Meski begitu, ada juga beberapa kegiatan yang bisa dilihat masyarakat secara kasat mata harus dipacu. Salah satunya berupa pengerasan jalan menuju objek wisata.

”Terutama akses jalan menuju Pantai Impos yang banyak dikunjungi wisatawan,” ujar dia.

Sisa kurang dari 30 hari ini, sekda meminta seluruh OPD meningkatkan koordinasi. Sehingga ada sinkronisasi antara kegiatan dengan program kerja 100 hari pimpinan daerah tersebut.

”Koordinasi ini perlu ditingkatkan agar semua program 100 hari kerja pimpinan daerah ini berprogres,” pungkas dia. (fer/r9)

 

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS