page hit counter
Program Kampung Sehat NTB Mendapatkan Apresiasi Wakapolri

Program Kampung Sehat NTB Mendapatkan Apresiasi Wakapolri

Berita Mataram – Salah satu inovasi untuk menggugah kesadaran kolektif masyarakat agar selalu menjalani hidup sehat dan mematuhi protokol Covid-19 di NTB yaitu Program Kampung Sehat. Pelaksanaan program ini menjadi perhatian Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono. Ia mengapresiasi inovasi tersebut karena dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di NTB ini.

“Saya menyampaikan terimakasih kepda jajaran Forkopimda, Pak Gubernur, Kapolda, Pangdam dan Danrem di sini ada Program Kampung Sehat,” tutur Wakapolri saat menyampaikan paparan terkait penanganan pandemi Covid-19 di Kantor Gubernur, Selasa 21 Juli 2020.

Ia menambahkan bahwa program ini harus terus digencarkan agar dampak positif dari program ini dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Menurutnya, Program Kampung Sehat bukan hanya untuk mengajak masyarakat hidup bersih dan mematuhi protokol penanganan Covid-19. Namun juga untuk meningkatkan ekonomi, menekan angka kriminal sehingga menimbulkan rasa kenyamanan dan keamanan di lingkungan masing-masing.

Dari segi perekonomian, salah satu penilaian dari Kampung Sehat ini adalah adanya inovasi masyarakat untuk membangkitkan perekonomian yang ada di desa di masa pandemi ini, yang kemudian dapat dicontoh oleh desa-desa yang lain.

Senada dengan program tersebut, Wakapolri mengatakan bahwa langkah memajukan dan membangkitkan UMKM lokal adalah salah satu upaya untuk menghidupkan kembali perekonomian masyarakat di tingkat menengah ke bawah.

“Kegiatan ekonomi terus digerakkan dan UKM-UKM seperti yang dikatakan oleh bapak Gubernur tadi sehingga krisis sosial tidak akan terjadi,” ujarnya.

Ia berpesan kepada pemerintah untuk tetap konsisten dalam menjalankan program ini agar masyarakat dapat terhindar dari penyebaran Pandemi Covid-19.

Untuk diketahui, lomba Kampung Sehat yang diinisiasi oleh Polda NTB telah dimulai sejak 19 Juni lalu. Lomba berlangsung selama tiga bulan dengan melibatkan 1.136 desa dan kelurahan di seluruh NTB. Kegiatan tersebut dihajatkan untuk membangkitkan jiwa kompetitif di tengah masyarakat. Terlebih, pemerintah saat ini diberi amanah untuk menuntun masyarakat menuju tatanan hidup baru.

CATEGORIES
TAGS
Share This