page hit counter

PPKM Hari ke-9, Sudah 69 Orang Terdeteksi Positif Covid-19

MATARAM-Penyekatan di pintu masuk Kota Mataram cukup efektif menekan penyebaran Covid-19. Melalui penyekatan, petugas berhasil mencegah orang-orang yang terdeteksi positif Covid-19 masuk ke wilayah ibu kota Provinsi NTB yang menerapkan PPKM Darurat.

Di pos penyekatan, setiap orang yang hendak masuk Mataram harus menunjukkan hasil tes swab dan bukti sudah divaksin. ”Kalau tidak menunjukkan itu, kita minta mereka untuk balik. Jika ingin tetap masuk mereka harus di-swab,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, kemarin (22/7).

Data Polda NTB, selama kesembilan hari, petugas di pos penyekatan sudah melakukan tes swab antigen secara acak terhadap 1.756 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.687 dinyatakan negatif. ”Sebanyak 69 orang dinyatakan positif,” kata Artanto.

Mereka yang dinyatakan positif langsung dibawa menggunakan ambulans ke puskesmas. Di situ mereka diperiksa kesehatannya. ”Mereka ditangani sesuai SOP yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Mereka yang memiliki penyakit penyerta akan diminta dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19. Sementara mereka yang tidak sakit diminta menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan tim Satgas Covid-19 di daerah asal masing-masing. ”Kebanyakan yang ditemukan positif Covid-19 di pos penyekatan merupakan OTG (orang tanpa gejala),” kata Artanto.

Sementara itu jumlah kendaraan yang diperiksa di pos penyekatan mencapai 31.857 unit. Sedangkan yang menunjukkan bukti sudah divaksinasi 24.014 orang. ”Yang kita suruh putar balik mencapai 4.456 kendaraan. Karena tidak menunjukkan bukti vaksin,” terangnya.

Artanto mengatakan, terkait dengan pembatasan kegiatan masyarakat tidak lagi dibatasi hingga pukul 20.00 Wita. ”Sekarang dibatasi hingga pukul 21.00 Wita,” jelasnya.

Pedagang yang berjualan diminta untuk tidak menyediakan makan di tempat. ”Harus dibungkus atau take away,” ujarnya.

Cara itu untuk mencegah terciptanya kerumunan yang berpotensi menjadi penyebaran Covid-19. ”Kita meminta masyarakat lebih memahami keadaan di masa pandemi ini. Ini demi kesehatan dan keselamatan kita semua,” imbaunya. (arl/r1)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS