page hit counter

Pokdarwis Genem Kayangan Dikukuhkan, Siap Jaring Wisatawan

TANJUNG-Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu meresmikan penataan destinasi wisata Pantai Beraringan Kayangan,(27/10). Tak hanya itu, bupati juga mengukuhkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Genem Kayangan sebagai pengelola destinasi wisata tersebut.

”Besar harapan saya kepada pokdarwis ini menjaga kaitannya dengan kebersihan untuk destinasi wisata kita ini,” ujar Bupati Djohan, kemarin (27/10).

Ia menuturkan, pemda berjuang membangkitkan pariwisata untuk memulihkan perekonomian. Sektor ini juga diikuti dengan pembangunan sektor pertanian yang mampu bertahan dari dampak pandemi.

”Mudahan bisa kita atasi dan keluar dari Covid-19 ini,” sambung dia.

Politisi PKB ini melanjutkan, APBD KLU berkurang cukup banyak akibat pandemic. Dari Rp 1,2 triliun menjadi kisaran Rp 800 miliar. Dirinya berharap warga KLU memaklumi jika program tahun ini hanya di beberapa lokasi saja.

Selain itu, pemda masih memiliki tugas untuk menuntaskan 14 ribu RTG yang belum terbangun. Belum lagi terdapat Rp 117 miliar anggaran RTG yang masih terblokir, perlu segera dibuka.

”Makanya kita dorong anak-anak muda di sini untuk terus menjaga dan mengembangkan wisata ini,” tandas dia.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara Ainal Yakin mengatakan, penataan berupa pembangunan rest area sudah dirampungkan. Ini merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan fisik bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK).

”Selain ini ada penataan destinasi Pemenang danpengadaan boat bottom glass yang sudah diserahterimakan,” ujar dia.

Dalam waktu dekat, juga akan ada tim yang melakukan pengecekan kondisi pariwisata di Senaru. Destinasi wisata Desa Senaru berhasil masuk dalam 50 besar dari 184 pesaing dalam penganugerahan desa wisata secara nasional.

”Kami juga sedang merancang destinasi di Tanjung yaitu Pantai Bintang,” kata dia.

Di Kecamatan Kayangan ini, Dinas Pariwisata juga mendorong pengembangan wisata taman anggur. Dirinya berharap desa yang melakukan pengembangan segera mengajukan proposal. Sehingga pihaknya bisa mengetahui seperti apa pola pengelolaannya.

”Kami setiap pekan berkelana untuk melihat potensi wisata di KLU ini,” pungkas dia. (fer/r9)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS