page hit counter
Perjuangan Chelsea Makin Berat, Azpilicueta Minta Rekan-rekannya Terima Kenyataan

Perjuangan Chelsea Makin Berat, Azpilicueta Minta Rekan-rekannya Terima Kenyataan

Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, marah saat timnya gagal bertengger di puncak klasemen Grup H Liga Champions usai ditahan imbang Zenit St Petersburg, 3-3.

Wartamataram.com – Kini, skuad Thomas Tuchel akan hadapi lawan-lawan berat di babak 16 besar, dengan hadapi tim-tim seperti Bayern Munchen atau Real Madrid di bulan Februari nanti.

The Blues membuang dua keunggulan mereka di Rusia dan menyerahkan posisi teratas Grup H kepada Juventus, setelah Magomed Ozdoev mencetak gol persamaan yang dramatis di menit 94 hingga harus berbagi satu poin dengan Zenit.

Chelsea sebelumnya juga kalah dari West Ham pada akhir pekan lalu. “Kami kehilangan posisi teratas kami di Liga Premier, lalu posisi teratas di Liga Champions. Kami harus hadapi kenyataan dan menganalisa diri kami sendiri,” tandas kapten berusia 32 tahun itu.

Sementara Thomas Tuchel pun memberi tahu para pemain bintangnya yang ceroboh bahwa menjadi pemenang itu menyakitkan. Hasil imbang di kandang Zenit ini terjadi dengan gaya yang sama saat The Blues kalah dari The Hammers pada akhir pekan lalu, di saat tim London Barat tersebut dibekap cedera dan kehilangan konsentrasi.

“Analisa saya sangat jelas. Perilaku kami berubah saat kami memimpin. Ini sesuatu yang tidak pernah kami lakukan dan tidak seharusnya pernah kami lakukan,” tegas Tuchel, seperti dilansir The Sun.

“Kami lakukan hal-hal yang ingin kami lakukan di level paling tinggi, dan kami dorong diri kami sendiri saat itu menyakitkan. Dan hal itu harus menyakitkan. Kami harus merasa lelah di babak pertama, benar-benar kelelahan. Kami harus bermain melewati rasa sakit, melewati rasa sakit secara fisik,” tambah pelatih Chelsea asal Jerman tersebut.

“Anda harus meningkatkan tingkat konsentrasi anda, anda harus mengatasi kesulitan. Tanpa ini semua, jika anda mengubah perilaku anda karena skornya, anda membiarkan kemungkinan mendapat hukuman. Saat anda tak cukup beruntung, seperti kami saat ini, maka hal itu bisa terjadi pada kami,” ujarnya.

“Tantangannya, menutup pintu, untuk meminimalisir kemungkinan dan itu sangat mudah. Kami butuh tingkat sprint, lari, intensitas dan konsentrasi yang lebih tinggi. Semudah itulah, hal-hal mendasar,” tambah Tuchel.

“Hal-hal yang paling dasar itu perlu didorong ke level yang lebih tinggi, saat kami memimpin. Hal itu tak boleh kendor saat kami memimpin. Inilah yang terjadi pada kami sekarang,” tegas Tuchel yang didatangkan Chelsea setelah ia sukses membawa PSG ke final Liga Champions dan menjadi runners-up musim 2019/20 itu.

sumber: Perjuangan Chelsea Makin Berat, Azpilicueta Minta Rekan-rekannya Terima KenyataanBerita Bola

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS