page hit counter
Percakapan Anjas dan Yosef dibongkar: Yang makan nasi goreng ialah…

Percakapan Anjas dan Yosef dibongkar: Yang makan nasi goreng ialah…

Yosef Hidayah. Foto: Youtube.

Kasus pembunuhan Subang hingga kini belum terkuak. Padahal, sudah ada 55 saksi yang diperiksa dalam kasus ini. Nah update soal kasus ini, Anjas di Thailand akhirnya membuka percakapan dengan Yosef Hidayah, salah satu saksi kunci di kasus tersebut.

Seperti apa percakapan Anjas dan Yosef? Dalam video yang tayang di saluran Youtube-nya, Anjas mengungkap ngobrol dengan Yosef via pesan singkat WhatsApp. Awalnya, dia memang mengaku tak ingin mengobrol, karena juga masih curiga dengan keterlibatan Yosef di kasus Subang.

Dia justru khawatir perbincangan dengan Yosef malah akan menjadi drama sendiri. “Apakah aku masih menaruh curiga terhadap pak Yosef? Secara pribadi iya, tapi yang berhak memutuskan bahwa seseorang itu pelakunya hanya penyidik,” ujar Anjas disitat Hops.id, Senin 27 Desember 2021.

Akan tetapi, Anjas akhirnya setuju dihubungkan dengan Yosef melalui seseorang yang saat itu sedang bersamanya. Dalam percakapan itu, Anjas lalu melontarkan 2 pertanyaan pada beliau.

“Pak Yosef bolehkan saya tanya beberapa pertanyaan untuk ditayangkan di YouTube.”

Pertanyaan Anjas ke Yosef

Adapun pertanyaan pertama Anjas ke Yosef yakni “Jadi HP yang bapak lihat saat disodorkan penyidik yang menurut pengacara HP Amel. Itu HP yang merek apa?”

Youtuber Anjas di Thailand
Youtuber Anjas di Thailand. Foto Instagram @anjasdithailand

Sedangkan pertanyaan kedua, “Saat bapak ditunjukkan foto nasi goreng di lokasi. Itu nasi gorengnya apakah sesuai kebiasaan makan kedua almarhumah atau bukan? 2 hal itu masih belum jelas di media massa pak,” katanya.

Atas pertanyaan itu, Yosef pun langsung menjawab. Menurutnya, HP yang disodorkan adalah Samsung M30 yang sudah lama rusak.

HP yang dilibatkan pada waktu itu ada dua milik Amel.

1. Samsung M30 yang sudah lama rusak. Dua HP Vivo dari Amel dikasihkan kepada Mamahnya terus dikasihkan sama Danu. Itu yang ada yang lain tidak ada punya Mamahnya dan ketiga punya Amel belum ada.

  1. Itu makanan yang disajikan tidak sesuai dengan kebiasaan Neng Amel. Kalau. Dan Waktu saya mau berangkat itu tidak ada makanan di atas meja makan. Saya tidak makan di rumah waktu itu. Maka waktu saya pulang di rumah Bu Mimin, saya buat nasi goreng sendiri jam 1.00 malam.”

Dari analisa Anjas, dia yakin berarti HP yang dipegang Tuti Suhartini dan 3 HP milik Amel tidak ada alias belum ditemukan.

“Sudah fix, clear masalah ini. Sepertinya data dari HP ini sulit didapatkan. Kayaknya, pelaku sudah berhasil melenyapkan ketiga HP tersebut. Itu asumi yang aku dapatkan dari pernyatan ini, tapi yakin penyidik memiliki data yang jauh lebih lengkap dibandingkan ini semua,” kata Anjas.

Mengenai penjelasan Yosef soal foto nasi goreng, Anjas menganalisis bahwa makanan nasi goreng yang tersisa itu bukan kebiasaan makan Amel dan Tuti.

Lokasi HP Amel aktif. Foto: Ist.
Lokasi HP Amel aktif. Foto: Ist.

“Dari sini ada dugaan yang makan saat itu ada hubungan dengan pelaku,” ucap Anjas.

Lima sosok di TKP

Jika pernyataan Yosef benar, Anjas menilai hal itu sejalan dengan pernyataan sejumlah saksi yang melihat lima sosok di TKP, dua di antaranya Tuti Suhartini dan Amel. Tiga tamu itu adalah dua laki-laki dan seorang perempuan.

“Kemungkinan besar yang makan nasi goreng adalah tamu yang datang malam itu dan terlibat dengan kasus itu karena dekat dengan waktu kematian korban yang setelah dikoreksi dr Sumy Hastry sekitar pukul 2.00,” tuturnya.

Karena berdasarkan hasil olah TKP tidak ditemukan kerusakan pintu, Anjas menduga, besar kemungkinan tamu yang datang malam itu adalah yang terlibat dengan kasus pembunuhan di Subang.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS