counter hit make

Penguatan SDM Mendukung Kemajuan Desa Wisata di Kabupaten Lombok Utara

Warta Mataram – Kabupaten Lombok Utara telah melakukan upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) guna mendukung perkembangan desa wisata. Dinas Pariwisata Lombok Utara mengundang puluhan pelaku wisata dari berbagai desa wisata untuk mengikuti pelatihan dalam pengelolaan desa wisata pada tanggal 7 September 2023.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Dende Dewi Tresna Budiastuti, menjelaskan bahwa pelatihan selama tiga hari ini melibatkan sejumlah akademisi dan praktisi. Tujuan dari pelatihan pengelolaan desa wisata ini adalah untuk memperluas wawasan pelaku wisata di desa, baik Pokdarwis maupun BUMDes, guna mendorong kemajuan desa wisata di masa mendatang.

Materi kunjungan lapangan difokuskan pada Desa Wisata di Lembar Selatan, yang dianggap sebagai pusat studi. Desa ini dijadikan contoh bagi desa wisata lain karena berhasil meraih peringkat ketiga dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dalam hal pengelolaan digitalisasi.

Peserta pelatihan berasal dari 10 desa wisata dan dua desa perintis. Melalui penguatan kapasitas SDM, diharapkan sinergi dalam membangun kemajuan desa wisata semakin kuat. Dende menambahkan, “Hingga saat ini, hanya Desa Senaru yang mendapat peringkat keempat dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Kami berharap desa-desa lain yang mengembangkan wisata dapat berusaha untuk menjadi lebih baik.”

Pada tahun ini, penguatan desa wisata masih difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM. Meskipun demikian, sarana prasarana pendukung tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi desa wisata, seperti infrastruktur jalan, toilet, dan area istirahat. Kabid PSDP Dispar Lombok Utara, Wayan Subade, berharap pelaku wisata di desa wisata mampu mengemas paket wisata sehingga dapat menjadi daya tarik yang menonjol bagi para wisatawan. Hal ini diharapkan mampu menjadi penyokong ekonomi masyarakat setempat.

Penguatan ini telah meliputi lima kali pelatihan, dan ke depannya, masih ada rencana tiga kali pelatihan lagi yang akan diselenggarakan dengan dukungan DAK pusat. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan wawasan tambahan dan meningkatkan ketrampilan bagi para pelaku desa wisata. Dengan harapan, hal ini dapat membawa dampak positif dalam konteks kemajuan desa, baik dari segi tata kelola maupun promosi daya tarik yang ada.