counter hit make

Penampakan Matahari berhasil difoto dari jarak sangat dekat, bikin merinding!

Sinar Matahari. Foto: News in 24

Selama ini, manusia hanya bisa melihat Matahari bak bola merah panas yang tak bisa langsung ditatap dengan mata telanjang. Di dalam buku atau internet, Matahari sendiri dijelaskan sebagai bintang yang punya beberapa bagian. Dari kejauhan, nampak penampakan lidah Matahari yang menjulur dan bagian lain yang berwarna oranye kemerahan.

Namun demikian, belum lama ini terdapat potret penampakan Matahari dari jarak yang sangat dekat yang berhasil ditangkap oleh para ilmuwan. Gambar tersebut ditangkap oleh Inouye Solar Telescope pada Januari tahun lalu.

Thomas Rimmele, direktur asosiasi di National Solar Observatory (NSO) milik National Science Foundation (NSF) mengatakan gambar tersebut menunjukkan struktur magnetik sekecil 20 kilometer di permukaan Matahari. NSF membangun dan mengoperasikan teleskop yang menangkap gambar ini, yang dirilis 3 Desember tahun lalu. Teleskop surya itu adalah teleskop terbesar yang didedikasikan untuk mengamati Matahari.

Sementara gambar bintik Matahari ini hanya mengukur sebagian kecil dari Matahari, pada jarak hanya 16.100 kilometer itu cukup besar sehingga Bumi dapat dengan mudah masuk ke dalamnya. Melihat bintik Matahari yang berhasil difoto itu, maka Anda akan melihat pusat gelap yang terlihat seperti bulu-bulunya keluar ke bagian luar yang lebih terang.

Penampakan Matahari dari jarak dekat. Foto: Space
Penampakan Matahari dari jarak dekat. Foto: Space

Melansir Space, Rabu 25 Agustus 2021, daerah gelap tersebut menunjukkan konsentrasi medan magnet yang menghalangi panas Matahari mencapai permukaan. Meskipun area gelap ini lebih dingin daripada bagian bintik matahari yang lebih terang, suhunya masih lebih dari 4.100 derajat Celcius.

NSF menjelaskan, garis-garis yang memanjang dari wilayah gelap menunjukkan bercak-bercak gas panas dan dingin yang terbentuk oleh konvergensi medan magnet yang kuat dan gas panas yang mendidih dari bawah.

Teleskop Surya Inouye menangkap gambar bintik Matahari ini sebelum fasilitas itu selesai dibangun tahun lalu. NSF mengatakan bahwa gambar ini merupakan indikasi pemandangan menakjubkan Matahari yang akan datang, berkat optik canggih teleskop dan cermin utama sebesar 4 m, serta kedatangan siklus Matahari baru dengan peningkatan aktivitas.

“Kami sekarang dapat mengarahkan teleskop surya tercanggih di dunia ke matahari untuk menangkap dan berbagi gambar yang sangat detail dan menambah wawasan ilmiah kami tentang aktivitas Matahari,” kata Matt Mountain, Presiden Asosiasi Universitas untuk Penelitian Astronomi, yang mengelola Teleskop Surya Inouye.

Artikel dari Hops.ID