Warta Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan, keherannnya dengan peredaran minuman beralkohol di seluruh outlet Holywings yang ada di Jakarta. Pasalnya, tempat usaha itu tidak memiliki izin berjualan minuman keras (miras) dalam catatan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta.
Menurut Kepala Dinas PPKUKM DKI Elisabeth Ratu Rante Allo, selama ini, Pemprov DKI belum pernah mengeluarkan verifikasi bentuk usaha Holywings sebagai rekomendasi untuk Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui sistem Online Single Submission (OSS). Namun, Holywings tetap beroperasi seperti sudah mendapatkan izin.
Elisabeth menjelaskan, dari BKPM nanti diterbitkan Surat Keterangan Pengecer (SKP) untuk penjualan miras tanpa konsumsi di tempat. Penjualan miras dan minum di tempat pelaku usaha wajib memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL). Sayangnya, kelompok usaha bar dan restoran tersebut tidak memiliki izin, namun malah menyediakan minuman keras (miras) di tempat.