page hit counter

Pemprov DKI Akan Tutup Kantor Jika Ada Karyawan WFO Belum Divaksin

JAKARTA Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberikan sanksi penutupan sementara apabila ditemukan karyawan belum divaksin Covid-19 tetap masuk bekerja atau work form office (WFO).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta, Andri Yansyah meminta perusahaan menginstruksikan karyawannya untuk menjalani vaksinasi guna menekan penyebaran virus corona.

“Seumpama di titik tertentu, di mana tingkat cakupan vaksinasinya sudah tinggi, tidak menutup kemungkinan kalau masih saja (ada) perusahaan yang memperkerjakan karyawannya yang belum tervaksinasi bisa kita lakukan penutupan sementara,” ucap Andri kepada wartawan di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Alasan Anies Gelar Formula E pada Pertengahan Tahun Depan

Diketahui sebagai percobaan Pemprov DKI berencana memulangkan karyawan yang belum melakukan vaksinasi Covid-19. Kemudian, sanksi juga dapat menyasar pengelola perkantoran yang memaksa karyawannya untuk masuk kerja meskipun belum melaksanakan vaksinasi.

“Awalnya kepada pelanggarnya. Kenapa? Karena pelanggarnya ini juga kan pasti mengikuti pengelola. Kalau pengelolanya itu menginstruksikan jangan ada karyawan yang belum divaksinasi masuk kerja, maka dia nggak akan masuk. Dia akan mencari sentra-sentra vaksin,” terangnya.

Baca juga: Lurah Ragunan Jaksel Meninggal Dunia saat Bekerja di Kantor Kelurahan

Andri menambahkan, sanksi tersebut akan dilaksanakan apabila cakupan vaksinasi di Ibu Kota sudah tinggi. Namun, saat ini Pemprov terus mendorong agar perusahaan memerintahkan karyawannya untuk vaksin.

“Belum diberlakukan. Makanya kita lihat dari cakupan vaksinasi yang sudah kita lakukan. Jadi begini, jangan salah bahwa aturan yang kita berikan tidak semata-mata untuk memberikan sanksi, enggak, itu bagian dari pembinaan. Apabila kalau dibina, diarahkan dia udah melaksanakan apa yang sudah diarahkan ya bagus dong,” ungkap Andri.

“Jadi kita nggak paksa dia karena sanksi itu, kan apabila masih ditemukan perusahaan tahu perkantoran yang tidak mengindahkan ketentuan yang sudah ditetapkan. Tapi insyaallah semua berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Source: RCTI+

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS