page hit counter
Pemkot Mataram Siapkan Rp 25,7 Miliar untuk Jalan Tegal-Gontoran

Pemkot Mataram Siapkan Rp 25,7 Miliar untuk Jalan Tegal-Gontoran

MATARAM-Penataan wilayah yang terdampak gempa dan pembangunan titik kumpul  di Kecamatan Sandubaya akan mulai ditender. “Target kita minggu pertama Juni ini sudah mulai tender,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram HM Kemal Islam, Kamis (3/6).

Diutarakan, tiga lingkungan yang terdampak gempa di Kecamatan Sandubaya adalah Lingkungan Pengempel Indah, Gontoran, dan Lingkungan Tegal. Namun, titik kumpul akan dibangun di Lingkungan Pengempel Indah dengan luas lahan sekitar 18 are. “Tempat ini akan menjadi pusat evakuasi warga ketika ada gempa ,” terang dia.

Dikatakan, anggaran untuk pembangunan titik kumpul sekaligus penataan wilayah terdampak gempa sebesar Rp 25,7 miliar turun dari rencana awal sebesar Rp 27 miliar. Menurunnya alokasi anggaran ini disebabkan adanya kegiatan yang sumber dananya dari bantuan hibah tidak boleh masuk.

“Dana hibah ini rencananya akan kita gunakan untuk pembangunan jamban keluarga dengan anggaran Rp 1,5 miliar,” tutur Kemal.

Saat ini, anggaran Rp 25,7 miliar akan digunakan untuk penataan kawasan lingkungan terdampak gempa. Mulai dari pembangunan titik kumpul, pembukaan akses jalan Tegal-Gontoran, dan pembangunan tiga jembatan penghubung. Pada Gempa 2018 lalu ujar dia, sejumlah infrastruktur di kawasan tersebut rusak. Seperti jalan, drainase, dan instalasi pengelolaan air limbah milik masyarakat. “Jalan-jalan yang dahulunya sudah dipasang paving block rusak,” terang dia.

Ditambahkan, pembukaan akses jalan Lingkungan Tegal-Gontoran Kecamatan Sandubaya direncanakan akan dibuka sepanjang 600 meter dengan lebar 15 meter.Jalan tersebut kata dia, akan dibangun hotmix dan dilengkapi tiga jembatan penghubung yang dapat dilalui kendaraan roda empat guna memudahkan akses masyarakat di dua wilayah tersebut.

“Pembukaan jalan akan membuat perekonomian jalan karena memudahkan akses masyarakat, khususnya ke Pasar Mandalika. Warga tidak lagi muter melalui Jalan Ahmad Yani,” tutur dia. (jay/r3)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS