page hit counter

Pemenang Tender Taman Loang Balok Sepakat Akomodir Warga Sekitar

MATARAM-Revitalisasi objek wisata Taman Loang Baloq (TLB) hingga kini masih dalam proses pengurukan atau diratakan. Belum sampai pengerjaan bangunan utama.

“Masih sampai sekarang pengurukan,” kata Camat Sekarbela Cahya Samudra pada Lombok Post, kemarin (17/8).

Cahya sudah meninjau pengurukan di lokasi objek wisata di Kota Mataram tersebut. Dia sudah bertemu dengan pihak pemenang tender CV Karya Utama Nusantara yang menangani proyek dari dana alokasi khusus (DAK) tersebut.

Sebelumnya, camat sudah meminta kepada rekanan agar mempekerjakan orang sekitar sesuai dengan surat edaran wali kota. Mengingat ditengah pandemi Covid-19 banyak sekali orang yang tidak memiliki pekerjaan karena ruang gerak yang dibatasi.

“Kita sudah meminta kepada pemenang tender mempekerjakan orang sekitar,” ujar Yaya, sapaan karibnya.

Saat ini, Yaya belum mendapat balasan dari pemenang tender berapa kebutuhan tenaga kerja yang akan dipekerjakan pada proyek senilai Rp 9,3 miliar tersebut. Namun yang jelas, pihaknya sudah menekankan agar pemenang tender mengakomodir orang lokal dalam setiap item pembangunan.

“Kemarin sih rekanan minta waktu satu minggu untuk membuat draf kebutuhan pekerja lokal. Tapi sekarang belum genap satu minggu,” ujarnya.

Dia akan mengingatkan pemenang tender agar orang sekitar proyek dipekerjakan. Pemilik proyek sudah memiliki komitmen mengakomodir pekerja lokal, terutama tukang dan peladen dalam proyek tersebut.

Bahkan, pekan lalu pemenang tender akan membuat draf berapa kebutuhan pekerja lokal dalam setiap item pembangunan. “Draf kebutuhan pekerja lokal dari hasil analisa pemenang tender kita tunggu. Kemarin sih janjinya satu minggu, tapi sekarang kan belum genap satu minggu,” ucapnya.

Dengan alokasi anggaran Rp 9,3 miliar tersebut akan dilaksanakan sebelas kegiatan pembangunan fasilitas pendukung. Diantaranya, pembangunan panggung, plaza, panggung air, lampu laser, toilet dan pembangunan dua menara tower untuk memantau aktivitas masyarakat di sekitar objek wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan, revitalisasi TLB masih dalam proses pengurukan. Jika nantinya pengerjaan utama dimulai pihaknya akan meminta kepada rekanan agar mempekerjakan orang lokal.

“Sekarang belum mulai pengerjaan utamanya, masih pengurukan,” tuturnya.

Ditambahkan, pada revitalisasi TLB tidak hanya dilakukan sebelas item pembanguan yang sudah direncanakan, namun ada  pembuatan tanggul yang tingginya sekitar 2,5 meter dengan panjang 50 meter.

“Tanggul ini kita buat untuk mencegah sewaktu-waktu ada gelombang tinggi yang mengakibatkan genangan di TLB,” tuturnya. (jay/r3)

 

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS