page hit counter

Pelaku Begal Payudara Kena Batunya Diamuk Emak-Emak di Tangerang

TANGERANG– Sebuah video viral di media sosial, setelah seorang emak-emak jadi korban aksi begal payudara. Korban pun melakukan perlawanan kepada pelaku.

(Baca juga: Viral Begal Payudara di Kemayoran, Ini Tampang Pelakunya)

Kejadian pelecehan ini diketahui melalui sebuah unggahan akun @tangerangnews pada Senin (10/1) dan terjadi di daerah Ranca Dulang, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Dalam video tersebut, memperlihatkan sebuah cuplikan CCTV menunjukan bagian jalanan depan rumah.

Tak berselang lama, tiba-tiba saja dari arah samping kanan video terlihat seorang pengendara motor yang bertengkar dengan seorang wanita yang diduga jadi korban begal payudara tersebut.

(Baca juga: Duh! Dosen Unesa Video Call Tanpa Busana dan Lecehkan Mahasiswinya saat Bimbingan Skripsi)

“Berengsek, kurang ajar lo. Itu pelecehan, bawa penyakit lo buat masyarakat,” ujar wanita dalam video tersebut kepada pengendara motor.

Menurut penuturan tetangga korban, Robby Yudha, kronologis kejadian sendiri terjadi ketika korban tengah berjalan sendirian.

Pelaku tiba-tiba saja memepet dan melaksanakan aksi tak terpuji kepada korban. Korban sendiri sempat melakukan perlawanan kepada pelaku.

“Korbannya sempat melawan, ini padahal korban sudah menggunakan hijab,” ujar Robby dikutip dari keterangan unggahan video.

Diakui Robby, dari peristiwa begal payudara ini sudah kali kedua terjadi di sekitar rumahnya. “Ini tetangga saya, peristiwa sudah dua kali terjadi di gang depan rumah saya,” ungkapnya.

Sementara untuk pelaku, walau sempat terjatuh dan terhenti beberapa kali akhirnya dia bergegas menancapkan gas dengan cepat meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Kapolsek Karawaci, Kompol Bagin Efrata menuturkan bahwa tim nya sudah melakukan pengecekan terkait kasus ini.

“Sudah ada (pengecekan) kita mencari lokasi pastinya dulu, karena lokasi pastinya sendiri kita belum tau kan,” ungkapnya saat dihubungi, Selasa (11/1/2022).

Source: RCTI+

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS