page hit counter

Pegawai hingga Hakim Terpapar Covid-19, PN Jaksel Batasi Pelayanan

JAKARTA – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan membatasi pelayanan lantaran pegawai hingga hakim terpapar Covid-19. Sidang pun banyak yang digelar secara daring.

Hal itu dikatakan salah satu hakim PN Jakarta Selatan saat memimpin persidangan dugaan Unlawful Killing Laskar FPI di ruang utama PN Jakarta Selatan pada Selasa (15/2/2022).

Baca Juga:  Rapat Baleg Dibatalkan, Achmad Baidowi Bilang Gedung DPR Sedang Tidak Aman

Majelis hakim M. Arif Nuryanta mengatakan, alasan adanya pembatasan layanan kegiatan tersebut lantaran banyak pegawai hingga hakim yang terpapar Covid-19. Meski demikian, dia tidak merinci berapa jumlah pegawai maupun hakim yang terpapar Covid-19 tersebut.

“Surat Keputusan (SK) dari ketua Pengadilan Negeri dan SK pengadilan tinggi, dan banyak dari anggota keluarga PN Jakarta Selatan yang terpapar Covid-19. Maka itu, sidang yang awalnya sudah ketat akan kita perketat lagi,” kata Hakim Arif.

Adapun sidang dugaan Unlawful Killing Laskar FPI sendiri digelar secara daring, hanya ada perwakilan tim penasihat hukum dan Jaksa Penuntut Umum guna menyerahkan dan melihat hasil tes PCR yang menyatakan terdakwa kasus tersebut terpapar Covid-19. Di PN Jakarta Selatan sendiri tampak tak begitu ramai dari biasanya.

Baca Juga:  PPKM Jawa-Bali Kini Punya Evaluasi Khusus, Diminta Tuntaskan Vaksin Dosis Kedua dalam 2 Minggu

Pintu masuk ke PN Jakarta Selatan pun ditutup setengahnya sehingga kendaraan tak bisa masuk ke area PN Jakarta Selatan. Hanya pengunjung yang berjalan kaki yang masih bisa masuk ke area PN, pihak kepolisian pun tampak berjaga di depan area kantor pengadilan tersebut.

Source: RCTI+

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS