page hit counter

PDAM Bima Kini Dapat ’Nyawa’ Baru

BIMA-Sengkarut masalah PDAM Bima mulai menemukan titik terang. Perusahaan air minum daerah ini akan menjadi  PDAM Regional. Pengelolaannya dilakukan bersama dengan Pemkot Bima.

Kabag Ekonomi Setda Bima Irfan DJ menjelaskan saat ini Pemkab Bima telah melayangkan permohonan kerja sama pengelolaan PDAM. Kerja sama yang akan dijalin nanti, pengelolaan PDAM tidak hanya Pemkab Bima, tapi juga Pemkot Bima.

Termasuk, penyertaan modal dalam bentuk sharing anggaran. Sehingga, PDAM tidak hanya menjadi aset Pemkab Bima tapi juga aset Kota Bima. “Jadi akan dikelola bersama. Surat pengajuan kerjasama sudah diajukan ke Pemkot Bima,” kata Irfan.

Pembentukan PDAM Regional ini bukan sebatas wacana. Tapi sudah ada kesepakatan bersama yang akan ditindaklanjuti dengan pembuatan Memory of Understanding (MoU) dua kepala daerah. Dengan pengelolaan bersama ini, dia yakin bisa menjadi solusi dari persoalan yang dialami PDAM.

Terkait masalah sebelumnya, Irfan menegaskan sedang ditangani tim penasehat hukum dari Provinsi NTB dan saat ini sedang dimediasi. “Kami sudah dipanggil oleh tim. Hasilnya, belum masuk ranah hukum, karena masih dimediasi tim,” jelasnya

Menyinggung soal PD Wawo.  Ia mengaku Pemkab Bima akan menyelamatkan dengan membuat ulang peraturan Daerah (Perda). “Nanti kita buatkan ulang Perda untuk memperbaiki manajemen perusahaan itu,” ujarnya.

Termasuk akan membuka link ekspansi ke daerah lain, agar memperluas pendistribusian garam. Seperti di Dompu, Sumbawa hingga ke NTT dengan menempelkan label Standar Nasional Indonesia (SNI). “Karena di daerah setempat belum ada petani garam,” katanya.

Untuk sementara waktu, sambung dia, presiden perusahaan setempat tetap mendistribusikan garam. Karena garam salah satu kebutuhan utama, khususnya masyarakat Bima. “Kalau sudah selesai, langsung kami eksekusi,” tandasnya. (ar/r8)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS