page hit counter

Warta Mataram -Pasca Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, menjewer dan mengusir pelatih biliar di muka umum, pelatih yang diketahui bernama Coki pun mengaku sangat sakit hati.

Bukan karena telinganya yang sakit, tetapi karena perilaku Edy yang membuat hatinya teriris dan masih membekas hingga hari ini. Bahkan kini, Coki menangis atas perbuatan Edy kepada dirinya.

Coki merasa sangat malu. Segala makan dan minuman yang ia santap tak nyaman karena selalu terbayang dengan perilaku Edy di hadapan puluhan hadirin saat itu.

“Rasanya malu sekali. Ketika mau minum kopi bang abang yang dijewer Gubernur itu kan, Allahu Akbar!,” kata Coki yang berlinang air mata, berdasarkan video yang diterima Fajar.co.id.

Pria bernama lengkap Khairuddin Aritonang kini berupaya melupakan momen pahitnya saat dijewer dan diusir oleh orang nomor satu di Sumut itu.

Sebelumnya diberitakan, sikap Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menuai kecaman dari netizen. Dia menjewer telinga dan mengusir seorang pelatih, untuk pergi saja dari acara tali asih kepada atlet PON.

Tepatnya di rumah dinas Gubsu, Medan, Senin (27/12/2021). Dalam video yang dilihat, Edy awalnya memberikan sambutannya dengan memberikan motivasi kepada para atlet.

Sambutannya itu pun direspons tepuk tangan oleh para hadirin. Pada saat itu, Edy melihat hanya ada satu orang yang tidak tepuk tangan.

Orang itu pun dipanggil oleh Edy dan naik ke atas panggung. Pada saat itu pun, Edy mulai bertanya kepada orang itu.

“Pelatih? Pelatih kok gak tepuk tangan,” kata Edy sambil menjewer telinga pria yang mengaku pelatih itu.

Awalnya hadirin tertawa melihat momen pelatih itu dijewer. Hingga akhirnya, suasana menjadi hening.

“Tak cocok jadi pelatih ini. Udah pulang. Gak usah dipake lagi. Kau langsung keluar,” kata Edy dan membuat tamu hadirin terdiam.

Momen jewer dan pengusiran itu pun beredar luas di media sosial Instagram.

Dihimpun dari beberapa sumber, Edy menjelaskan, alasannya ia menjewer karena cabang olahraga biliar tidak mendapat hadiah saat pagelaran PON Papua, karena tingkah pelatih tadi itu.

Setelah videonya viral, Edy ditanya lagi soal alasan ia menjewer dan mengusir pelatih itu. Alasannya, Edy hanya bercanda dan jewer itu bukti tanda kasih sayang.

Namun apapun alasannya, ia tetap dikecam netizen.

“Tak cocok jadi gubernur,” cetus @yudha.

“Stop cukup 1 periode,” balas @gaby dengan emoticon sedih. (Fajar)
CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS