page hit counter
Panas dan Sepi Pembeli, Pasar Mandalika Ditinggalkan Pedagang

Panas dan Sepi Pembeli, Pasar Mandalika Ditinggalkan Pedagang

Berita Mataram – Pasar Mandalika yang menjadi percontohan penerapan Physical Distancing rupanya mulai ditinggalkan oleh pedagang. Pasalnya pasar tersebut sepi pembeli, bahkan pengunjung pun enggan mendatangi pasar tersebut. Hal ini terjadi akibat pandemi corona yang menyebabkan warga takut untuk datang ke pasar, selain itu juga karena daya beli masyarakat yang menurun.

Pemerintah Kota Mataram serta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat telah mengeluarkan aturan soal pasar yang menerapkan physical distancing, hal ini sebagai upaya dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah pasar. Lapak yang ada telah ditata sedemikian rupa agar pengunjung tetap nyaman ketika berbelanja.

Namun ternyata kenyamanan tidaklah menjadi modal utama agar masyarakat datang ke pasar ini, tapi lebih kepada turunnya daya beli akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang menghantam baik sektor kesehatan, ekonomi serta sosial. Turunnya daya beli ini membuat omzet pedagang di pasar turun hingga dua kali lipat.

Selain sepinya pembeli, kondisi yang panas membuat pedagang akhirnya tidak betah dan memilih menutup lapaknya lebih cepat. Penataan lapak sementara yang berada di jalanan aspal membuat panas terik matahari dirasakan begitu menyengat, sehingga membuat pedagang tak tahan. Terbukti dari beberapa lapak terlihat kosong.

Di lain kesempatan, Kadis Perdagangan Kota Mataram H Amran M Amin menjelaskan bahwa penerapan physical distancing pada pasar ini akan terus dilakukan, tidak hanya di pasar Mandalika saja, melainkan di pasar-pasar lain yang ramai dikunjungi warga. Konsep penerapannya mungkin akan sedikit berbeda dengan penataan lapak di Pasar Mandalika.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS