page hit counter
PAN diundang Jokowi ke Istana tapi PSI malah diabaikan, elite PSI: Saya cuma ingatkan…

PAN diundang Jokowi ke Istana tapi PSI malah diabaikan, elite PSI: Saya cuma ingatkan…

Presiden Jokowi. Foto: Antara

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) jadi salah satu partai politik (parpol) yang tidak diundang Presiden Jokowi dalam pertemuan para petinggi parpol di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Padahal PSI sendiri meruapakan salah satu partai koalisi yang kerap membela berbagai kebijakan pemerintah Presiden Jokowi. Lantas mengapa partai yang terbilang anyar ini tak diundang?

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni membantah adanya keretakan komunikasi dengan Presiden Jokowi.

Apabila menilik hubungan sebelumnya, di awal pemerintahan Jokowi-Mar’uf Amin, PSI ikut hadir dalam pertemuan antar sekjen partai koalisi di Istana.

Terakhir sekjen PSI diundang untuk makan malam bersama Presiden Jokowi pada 23 Juni 2021 silam.

Logo PSI. Foto: Sayaajarkan
Logo PSI. Foto: Sayaajarkan

Raja Juli Antoni menjelaskan, tidak ada kerenggangan komunikasi antara partainya dengan presiden Jokowi.

Hanya saja, pihaknya menilai, para petinggi partai yang diundang oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan itu lebih ke arah partai-partai yang menguasai kursi di DPR.

“Alhamdulillah komunikasi kami dengan Pak Jokowi tetap terjaga dengan baik. Sekitar 1,5 bulan yang lalu PSI diterima Pak Jokowi di Istana Bogor. Kami menyampaikan banyak hal kepada beliau. Beliau juga memberikan beberapa saran yang sangat konstruktif bagi PSI ke depan,” katanya, dikutip Hops dari Kompas pada Kamis, 26 Agustus 2021.

PSI ingatkan soal PAN yang baru masuk koalisi

Logo PAN. Foto: SuaraCirebon
Logo PAN. Foto: SuaraCirebon

Ketika ditanya soal diundangnya Partai Amanat Nasional (PAN) di tengah partai koalisi pemerintah, pihaknya hanya menggangap bahwa hal tersebut sebagai wujud dari adanya kebersamaan dan solidaritas dalam mengatasi permasalahan yang ada di Indonesia saat ini.

Lebih lanjut Juli menilai, semakin banyak partai yang bergabung, semakin baik pula kebersamaan dalam membangun Indonesia, apalagi di masa-masa sulit seperti pandemi Covid-19 sekarang ini..

Mantan Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ini pun mengingatkan kepada PAN sebagai sahabat baru di partai koalisi pemerintah, agaar mampu berkontribusi dengan tulus dengan langkah politik yang telah dipilih.

“Saya hanya sedikit mengingatkan agar teman baru maupun teman lama koalisi benar-benar konsekuen dengan pilihan politik mereka. Jangan main dua kaki. Mesti kompak dan solid,” imbuhnya.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS