page hit counter
Museum Ghibli Merayakan Hari Jadi ke-20 Dengan Balon Totoro Raksasa

Museum Ghibli Merayakan Hari Jadi ke-20 Dengan Balon Totoro Raksasa

Kalian pecinta anime? Khususnya anime yang dibuat oleh studio anime terkenal, Ghibli? Studio Ghibli telah sejak lama memiliki banyak penggemar di seluruh dunia, dan wisatawan yang datang berkunjung ke Jepang dapat menghibur diri mereka di dunia magis Museum Ghibli di distrik Mitaka. Namun, mewabahnya Covid-19 atau Corona Virus di sejak awal tahun lalu membuat banyak acara dibatalkan dan tempat-tempat besar ditutup, termasuk tempat ini.

Museum Ghibli sendiri terletak di Mitaka lokasinya berada di barat kota Tokyo, dibuka pada Oktober 2001 tempat ini didedikasikan untuk menghidupkan karya-karya garaoan Studio Ghibli melalui pameran interaktif dan replika kreasi Ghibli yang ikonik seperti Catbus dari My Neighbor Totoro dan robot dari Castle in the Sky. Museum ini juga menawarkan pemutaran film pendek dari animasi Ghibli secara bergiliran, dan pameran karya Hayao Miyazaki.

Saat ini Museum Ghibli telah dibuka kembali, dan untuk merayakan hari jadinya yang ke-20 mereka merayakannya dengan meluncurkan balon Totoro raksasa. Totoro adalah sosok ikonik dari film My Neighbor Totoro, dan merupakan karakter maskot untuk Studio Ghibli yang sekarang dibuat menjadi balon setinggi sekitar 5,3 meter dengan lebar 3,5 meter.

Dilansir dari animenewsnetwork, tiket ke museum hanya dapat dibeli langsung di tempat, dan museum hanya menyediakan tiket secara terbatasuntuk setiap hari.

Pada bulan Juli, Kota Mitaka meluncurkan kampanye penggalangan dana untuk menutupi kekurangan biaya operasional muesum selama pandemi virus corona. Kampanye Pilihan Furusato menyatakan bahwa sementara museum menerima hibah dari Kota Mitaka pada bulan Maret, dana tersebut tidak akan menutupi biaya untuk perbaikan dan pemeliharaan yang lebih besar, kampanye ini melampaui target crowdfunding sebesar 10 juta yen (sekitar US$90.000) dalam waktu kurang dari 24 jam.

Museum Ghibli sempat ditutup sementara dari tanggal 25 April hingga awal Juni karena keadaan darurat ketiga terhadap coronavirus baru (COVID-19) di Tokyo, dan prefektur lainnya. Museum saat ini mengadakan pameran khusus untuk film animasi 3D Earwig and the Witch, yang dibuka di bioskop Jepang pada tanggal 27 Agustus lalu.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS