page hit counter
Musda Golkar Kabupaten Bima, IDP Tunggu Diskresi Ketua Umum

Musda Golkar Kabupaten Bima, IDP Tunggu Diskresi Ketua Umum

MATARAM-Ketua DPD Golkar NTB H Mohan Roliskana mulai memperlihatkan gaya kepemimpinannya menakhodai Golkar NTB.  Mohan lebih menginginkan mesin organisasi tidak berisik tetapi efektif dalam mencapai target politik. Instruksinya pada daerah yang belum menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pun tegas dan jelas. “Tidak boleh ada kegaduhan!” tegasnya.

Tiga daerah yang telah menggelar Musda pun berjalan seperti yang diharapkannya. Kota Mataram, Kota Bima, dan Kabupaten Sumbawa, Musda tanpa riak dinamika hingga ke luar organisasi.

“Musda harus berjalan lancar dan tertib,” tekannya.

Namun sekalipun menekankan tidak boleh ada kegaduhan, Golkar tetap melaksanakan proses musyawarah dengan kaidah-kaidah demokrasi. Menurutnya demokrasi dan kegaduhan dua hal yang berbeda.

Kegaduhan adalah dampak dari cara memimpin. Sementara demokrasi adalah alat atau tools dalam mencari pemimpin.

“Musda harus demokratis atau bagus bila ada mekanisme mufakat,” urainya.

Wali Kota Mataram itu juga mengingatkan bila Golkar memiliki rule of the game atau aturan main dalam menjalankan demokrasi organisasi. Aturan ini tidak boleh dikangkangi dengan dalih berdemokrasi.

Sehingga semua kader yang mau berdemokrasi di dalam partai harus memedomani aturan terlebih dahulu.

“Dan yang terpenting adalah berada dalam satu komando dan tegak lurus terhadap kebijakan dan instruksi partai,” tegasnya.

Kader-kader yang ada di setiap daerah ingin menakhodai Golkar dipersilakan tampil. Tetapi semua harus taat dan patuh pada aturan main dalam mengikuti proses Musda.

Misalnya ketua DPD daerah yang telah dua periode, dipersilakan tampil lagi. Selama syarat diskresi dari Ketua Umum telah dikantongi. Mengingat diskresi merupakan ketentuan yang diperbolehkan dalam permodelan demokrasi ala Golkar.

Seperti di Kabupaten Bima tengah mengupayakan agar Bupati Indah Damayanti Putri (IDP) terpilih lagi untuk periode ketiganya.

“Bu Dinda (IDP, Red) masih menunggu keputusan DPP berkaitan pengajuan diskresi beliau untuk dapat mencalonkan kembali,” ungkapnya.

Musda tanpa gaduh ini cukup berhasil melahirkan kejutan sejauh ini. Terpilihnya Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah sebagai Ketua DPD Golkar Sumbawa berjalan relatif mulus, tanpa kegaduhan yang sampai terdengar di luar organisasi Golkar. (zad/r2)

 

 

 

 

 

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS