page hit counter
Mulyana desak Yosef jujur telah membunuh: Kalau melakukan ngaku

Mulyana desak Yosef jujur telah membunuh: Kalau melakukan ngaku

Yosef dan Mimin. Foto: Capture.

Adik Yosef Hidayah, Mulyana mengurai mengapa dirinya punya inisiatif menunjuk pengacara. Hal ini sempat heboh lantaran publik makin mencurigai kalau Yosef lah pelaku pembunuhan terhadap istri dan anaknya Tuti Suhartini dan Amelia Mustika Ratu alias Amel, ketika digandeng oleh pengacara.

Mulyana punya jawaban sendiri mengapa hal itu dilakukan. Menurutnya, itu bukanlah atas permintaan kakaknya. Melainkan inisiatif dirinya sendiri yang melihat kejanggalan atas pembunuhan ini.

Apalagi Polisi mencurigai jika pelaku adalah orang dekat karena tak adanya kerusakan pada pintu rumah Tuti dan Amel.

“Awal waktu meminta pendampingan hukum itu dari saya sendiri. Itu bukan permintaan kakak saya, dengan alasan setelah saya lewat ke TKP, saya dengar di sana pintu tak ada yang rusak. Tak ada barang yang diambil,” katanya dalam wawancara dengan Misteri Mbak Suci, dikutip Hops.id, Kamis 9 Desember 2021.

Mulyana sendiri ketika itu terbersit jika yang melakukan pembunuhan adalah orang terdekat, baik antara Yosef, Mimin, atau Yoris. “Kalau tak ada yang rusak, berarti orang yang sering keluar-masuk dong,” katanya.

Adik Yosef, Mulyana
Adik Yosef, Mulyana. Foto Instagram @mulyana5617

Mulyana minta Yosef ngaku lakukan pembunuhan

Dari sanalah Mulyana lalu memilih untuk mengambil pendampingan hukum untuk kakaknya. Itu sekaligus digunakan untuk mendesak agar para saksi mengaku jika memang benar dia telah melakukan. Sementara jika tidak, tentu akan tetap terus dibela.

“Makanya saya minta tolong dipress dong, ya namanya Yosef, Mimin, apa kalau itu Yoris. Kalau memang iya-iya, kalau tidak-tidak, biar cepat terungkap,” katanya.

Sekira tanggal 22 Agustus 2021, Mulyana mengaku mengadakan pertemuan di Lembang, bersama Yosef dan Rohman Hidayat selaku kuasa hukum yang ditunjuk. Itu sekaligus membantah bahwa ada kegiatan aksi main golf bersama saat itu.

Mulyana menekankan pada Rohman untuk menekan pada Yosef, Mimin, dan Yoris untuk mengaku jika mereka melakukan. Hingga akhirnya tim dibagi untuk melakukan hal tersebut. Singkat cerita, Yosef lalu menandatangani untuk memberikan surat kuasa pada pengacara, begitu halnya dengan Mimin.

Yosef Hidayah dan Pengacara.
Yosef Hidayah dan Pengacara.

Namun berbeda dengan Yoris, yang malah memilih menolaknya. “Yoris enggak mau, padahal sebelumnya sudah bilang mau, ‘terserah Mang Mul’ katanya.”

Yakin kakaknya tak bersalah

Menurut dia, pendampingan hukum tak mesti diberikan pada orang yang bersalah saja. Sebab pendampingan juga berlaku bagi siapapun walau dia tak bersalah.

Walaupun jika pada akhirnya Yosef terbukti bersalah melakukan pembunuhan, bagi Mulyana tak masalah jika kalau menggunakan pengacara lebih awal.

“Secepatnya enggak ada salahnya melakukan pendampingan dari awal, sekalian pengepresan tadi, bikin pengakuan yang sebenarnya. Kalau tidak jujur kan repot buat pengacaranya nanti,” katanya.

“Kalaiu memang melakukan ngaku saya lah pelakunya, kalau enggak bilang enggak, bilang sejujurnya. Sebab kadang orang tak sedikit antara otak, bibir, dan hati enggak nyambung, dan muncullah kebohongan,” katanya.

Namun kini Mulyana meyakini sang kakak Yosef, tak bersalah lewat sejumlah rangkaian yang telah dilakukan dan pendampingan. Apalagi bukti-bukti kakaknya tak bersalah juga cukup kuat.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS