page hit counter

Mulai 5 Juli, Pengguna KA Jarak Jauh Wajib Punya Kartu Vaksin

JAKARTA – Pengguna kereta api jarak jauh (KAJJ) wajib menunjukkan kartu bukti vaksinasi minimal telah disuntik dosis pertama pada 5 hingga 20 Juli 2021. Kebijakan itu terkait penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Mulai 5 sd 20 Juli 2021, calon pengguna Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) wajib memiliki bukti telah melakukan vaksin pertama dalam bentuk Kartu Vaksinasi, e-sertifikat maupun bukti vaksin elektronik lainnya yang menyatakan telah disuntik vaksin minimal vaksin dosis pertama,” kata Kepala Humas (Kahumas) PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunnisa, dalam keterangan tertulis, Minggu (4/7/2021).

Selain itu, calon pengguna wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. 

“Guna mendukung upaya pemerintah pada pencegahan penyebaran Covid 19 di sektor transportasi serta memastikan keamanan dan kesehatan para calon pengguna KAJJ, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta membuka layanan vaksinasi bagi calon penumpang KA di Stasiun Gambir dan Pasarsenen, mulai 3 Juli 2021,” tutur Eva.

Ia menjelaskan, kegiatan vaksinasi di Stasiun Gambir dan Pasarsenen dibuka setiap hari pada pukul 08.00- 12.00 WIB.

“Bagi calon yang akan mengikuti kegiatan vaksinasi di Stasiun maka kegiatan dilakukan selambatnya H-1 sebelum tanggal keberangkatan,” ujarnya.

Berikut persyaratan dan kriteria peserta vaksin di stasiun:

1.Berusia >18 tahun

2. Belum pernah mendapatkan vaksin dosis pertama

3.Menunjukkan kode booking yang sudah dibayar atau tiket Kereta Api Jarak Jauh yang berlaku

4.Memiliki KTP (adapun NIK diperlukan untuk pendataan dan sertifikasi vaksin);

5.Datang paling lambat H-1 sebelum jadwal keberangkatan KA

6. Calon Penumpang dalam kondisi sehat

Baca Juga : Ini 6 Stasiun Kereta Api yang Layani Vaksinasi COVID-19 Gratis

Source: RCTI+

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS