page hit counter

Minta Ekesekusi Ditunda, Warga Gunungsari Pasang Badan Amankan Aset Desa

GIRI MENANG-Warga Desa Gunungsari memastikan akan pasang badan mengamankan aset Kantor Desa Gunungsari yang bersengketa.

“Kami merasa kecewa surat penundaan eksekusi tidak dilayangkan PN Mataram ke pihak desa,” kata Kadus Lendang Bajur H Hamdi di lokasi lahan sengketa, Senin (11/10/2021).

Ia mengatakan, surat terakhir eksekusi yang dilayangkan PN Mataram tertanggal Senin (11/10/2021). Menyikapinya, warga pun berkumpul untuk mengamankan aset yang selama ini menjadi milik desa.

“Warga kami sampai izin kerja untuk memasang badan menyelamatkan aset desa saat ini. Bahkan ada warga menunggu di rumah bila eksekusi berlanjut,” tuturnya.

Ini bentuk apresiasi masyarakat Gunungsari untuk mempertahankan aset desa tersebut. Adanya penundaan ini merupakan keputusan pihak pengadilan.

“Ternyata surat eksekusi itu tidak ada tembusan juga ke Polsek Gunungsari,” tambahnya.

Kalau memang ada penundaan warga yang datang tidak akan seperti ini. Bahkan yang datang ini baru sebagian kecil warga Desa Gunungsari.

Hamdi menerangkan lahan yang ada saat ini merupakan hasil tukar guling dengan pemilik lahan H Siqin pada tahun 1963. Dimana lahan aset Kantor Gunungsari telah digantikan dengan aset yang ada di Belencong.

“Sedangkan tanah aset di Belencong tahun 1966 sudah dijual,” tambahnya.

Terkait masalah ini, sempat dilakukan mediasi pada tahun 2015. Dimana semua sudah ditandatangani pihak keluarga dan ahli waris saat itu.

Pihaknya mendesak Desa Gunungsari untuk koordinasi dengan Pemkab Lobar untuk peninjauan kembali (PK) masalah ini. Sebab tanah yang dimasalahkan dan dibangun Kantor Desa Gunungsari ini bukan tanah milik ahli waris.

“Tanah ahli waris itu ada di belakang kantor desa, bukan tanah yang dibangun jadi kantor desa ini,” tegasnya.

Kapolsek Gunungsari Iptu Agus Eka Artha Sudjana mengatakan belum ada laporan yang tembus ke Polsek Gunungsari terkait surat eksekusi lahan Kantor Desa Gunungsari. Sehingga kegiatan aksi warga yang dilakukan ini belum ada pemberitahuan lebih lanjut

“Kita sampaikan imbauan dan ditindaklanjuti di kantor desa,” kata dia. (nur/r3)

 

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS