page hit counter
Mengenal IPSI dan sejarah panjangnya di Tanah Air

Mengenal IPSI dan sejarah panjangnya di Tanah Air

Ilustrasi pencak silat. Foto: Halodoc.

IPSI atau Ikatan Pencak Silat Indonesia terbentuk sejak 1948. Namun siapa sangka, bibit organisasi ini sudah ada sejak era kolonialisme atau pada tahun 1922.

Lantas bagaimana sejarah dan sepak terjang IPSI selaku induk olahraga Pencak Silat di Indonesia? Dalam sejumlah literasi yang dihimpun redaksi, pencak silat memang punya sejarah panjang di Tanah Air.

Olahraga bela diri ini diketahui berasal dari Indonesia. Adapun pencak silat menyebar luas melalui beragam perguruan yang punya aliran berbeda dari berbagai penjuru wilayah nusantara selama beberapa abad terakhir.

Berkembangnya cabang bela diri pencak silat belakangan menjadi tugas induk olahraga IPSI. Munculnya organisasi induk pencak silat di Indonesia adalah terlebih dahulu diawali dengan penggabungan beragam aliran bela diri tersebut di Tanah Air.

Langkah menyatukan beragam aliran pencak silat dalam sebuah induk besar organisasi telah dimulai sejak era kolonialisme Belanda, tepatnya pada tahun 1922. Ketika itu, wadah gabungan aliran pencak silat pertama berdiri di Subang, Jawa Barat dengan nama Perhimpunan Pencak Silat Indonesia.

Tujuan berdirinya perhimpunan tersebut adalah menggabungkan aliran pencak dari wilayah Jawa Barat, sekaligus turunannya di berbagai wilayah.

Gagasan pembentukan IPSI

Seperti dikutip dari laman resmi IPSI, gagasan pembentukan induk atau wadah cabang bela diri pencak silat muncul pada 1948. Gagasan tersebut dimatangkan oleh Panitia Persiapan Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPPPSI), melalui deklarasi terbuka pada Mei 1948 di kota Surakarta, Jawa Tengah.

Melihat penjelasan tersebut, tahun terbentuknya IPSI adalah 1948 atau tepatnya tiga tahun setelah kemerdekaan Republik Indonesia. Panitia tersebut kemudian menggelar kongres perdana untuk meresmikan pendirian induk pencak silat di Indonesia yaitu IPSI, sekaligus Ketua Umum yang dijabat oleh Mr. Wongsonegoro, SH.

Ya, pelopor pencak silat Indonesia adalah Mr. Wongsonegoro, SH yang merupakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga pada masanya. Dia menjadi ketua konferensi pada bulan Mei 1948 yang hasilnya membentuk Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

IPSI pada awalnya berkedudukan di Yogyakarta, sebelum akhirnya memindahkan kepengurusan pusatnya ke Jakarta hingga saat ini.

Momen penting dalam pembinaan cabang bela diri pencak silat di bawah IPSI, terjadi dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 1973 di Jakarta. Dalam ajang pesta olahraga nasional tersebut, cabang bela diri pencak silat kali pertama dipertandingkan serta diikuti 128 pesilat dari 15 daerah.

Cabang bela diri pencak silat kemudian dipertandingkan di tingkat regional melalui Southeast Asian (SEA) Games sejak 1987 di Jakarta. Pencak Silat juga mengambil panggung dalam ajang Asian Games 2018 di Jakarta, setelah pernah diperkenalkan sebagai cabang eksibisi pada Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS