Media Berita Mataram dan NTB

Masih, Balita Gizi Buruk Di Kediri Lobar Meninggal

Suasana Pemakaman Wahyu Penderita Gizi Buruk

Berita Mataram – Kasus Gizi Buruk di Kabupaten Lombok Barat masih ada, seperti dilansir Lombok Post, kali salah seorang bayi Gizi buruk bernama Muhammad Wahyu Aliansyah asal kediri meninggal dunia diusia 2,5 tahun akibat gizi buruk pada senin malam 6/4. Putra dari Yudi asal dusun Karang Kuripan tersebut membenarkan kalau anaknya tersebut menderita gizi buruk sejak beberapa bulan yang lalu dan kini sudah meninggal.

Yudi sempat membawa putranya tersebut untuk berobat ke Puskesmas namun sayang kondisinya tidak kunjung membaik. Yudi yang sehari harinya bekerja sebagai buruh harian lepas merasa kesulitan untuk biaya operasional selama anaknya menjalankan perawatan, sebelumnya puskesmas menyarankan agar Yudi membawa anaknya ke RSUD Gerung, tetapi karena alasan biaya keluarga meminta agar tetap dirawat inap di puskesmas Yudi mengaku bahwa anaknya memang memiliki BPJS kesehatan, namun yang perlu dipikirkan adalah biaya operasional sehari hari selama menjalani perawatan.

“Kalau untuk biaya berobat, anak saya sudah ada BPJS Kesehatannya. Tapi biaya sehari-hari dan operasional untuk menunggu dia selama perawatan itu yang tidak ada,” ungkapnya. Disisi lain, Yudi mengaku kalau dirinya dirinya tidak ada tempat untuk meminta bantuan meskipun di Kediri banyak sejumlah pejabat.

“Tak ada tempat saya minta bantuan meskipun banyak pejabat di Kediri. Belum pernah ada yang datang menengok kondisi anak saya,” ujar pria tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat Muhammad Abdullah membenarkan M. Wahyu Aliansyah menderita marasmus atau gizi buruk. “Pasien mendapatkan MP-ASI selama tiga bulan, setelah pulang dari RSUD Tripat Januari mendapatkan RUTF, namun pasien tidak patuh mengkonsumsi RUTF tersebut,” katanya.

Exit mobile version