counter hit make

Marak Tindakan Kriminal, Pemkot Mataram Tidak Lakukan Pemadaman PJU

Berita Mataram – Setelah mendapatkan kritikan serta imbauan dari banyak pihak, Pemerintah Kota Mataram akan kaji ulang terkait dengan pemadaman penerangan jalan umum pada saat pemberlakuan jam malam dimulai. Hal ini adalah salah satu upaya mencegah tindakan kriminal yang semakin marak terjadi akhir-akhir ini.

Kasatrekrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan bahwa Kota Mataram saat ini mulai tak aman, yang dihadapi masyarakat tidak hanya penyebaran virus corona, melainkan juga adanya aksi dari para pencuri. Beberapa kasus pembobolan toko retail modern hingga rumah kost menjadi masalah yang dihadapi bersama saat ini.

Salah satu penyebabnya adalah karena adanya pemberlakuan jam malam serta pemadaman penerangan jalan utama. Hal ini menjadikan kesempatan bagi para tindak kriminal untuk melancarkan aksinya yang biasa dilakukan pada dini hari. Kondisi jalanan yang gelap membuat para pelaku kriminal ini merasa tidak ada yang mengawasi sehingga semakin nekat.

Dalam beberapa hari terakhir terdapat belasan toko retail dan penjual sembako serta ATM dibobol maling. Tidak hanya itu, para pelaku kriminal ini juga menarget rumah kost yang ditinggalkan oleh penghuni untuk pulang kampung. Kondisi pandemi virus corona ini menjadi berkah tersendiri bagi para penjahat, karena jarang warga yang berkegiatan di luar rumah, ditambah lagi tidak adanya penerangan pada malam hari akibat pemadaman ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram HM Kemal Islam berkata lain, menurutnya kejadian kriminal berupa pencurian toko hingga rumah kos ini sudah terjadi sejak lama, bahkan sebelum Pemkot Mataram memutuskan untuk mematikan penerangan jalan umum. Menurutnya kasus pembobolan toko tersebut bukanlah karena lampu mati, namun sudah direncanakan.

Kemal juga memastikan bahwa lampu yang terdapat di beberapa tempat umum akan dinyalakan mulai pukul 18:00 hingga 06:00 WITA. Menurutnya, apabila dengan tindakan ini ternyata tindak kriminal masih banyak, maka kesalahannya tidak terletak pada pemadaman penerangan jalan umum tersebut, melainkan karena sudah direncanakan.