counter hit make

Mahasiswa Demo Menuntut Keadilan Untuk Zainal  

Mahasiswa Demo Menuntut Keadilan Untuk Zainal

Mataram, Rabu (11/9/2019), puluhan mahasiswa demo menuntut keadilan. Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Patuh Karya atau Formasi Pakar tersebut menggeruduk Markas Polda Nusa Tenggara Barat. Dalam aksi damai tersebut, para mahasiswa menuntut keadilan untuk Zainal yang meninggal Sabtu (7/4/2019) lalu.

Kematian Zainal Abidin ini dinilai tidak wajar dan diduga merupakan korban tindakan represif oleh anggota Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur. Para mahasiswa tersebut mendesak agar Mabes Polri mencopot jabatan Kapolda NTB dan Kapolres Lombok Timur.

Kasus ini sendiri berawal dari giat razia yang dilakukan oleh Polres Lombok Timur dalam Operasi Patuh Gatarin 2019. Dalam operasi tersebut, Zainal terjaring karena tidak menggunakan helm dan juga tidak memiliki surat berkendara sehingga diproses sesuai hukum.

Zainal dan Iksan, keponakan Zainal, mendatangi Mapolres Lombok Timur pada Kamis (5/9) malam. Kedatangan tersebut berujung pada perkelahian yang menyebabkan Zainal tidak sadarkan diri. Sempat dilarikan ke RSUD dr R Soedjono, Zainal meninggal pada Jumat (6/9) malam.

Tuntutan pencopotan Irjen Polisi Nana Sudjana selaku Kapolda NTB dan AKBP I Made Bagus Winarta selaku Kapolres Lombok Timur tersebut beralasan karena keduanya dianggap lalai dan membiarkan anggotanya melakukan penganiayaan terhadap Zainal Abidin hingga meninggal dunia.

Didik Sri Hartawan, Koordinasi Aksi tersebut juga menambahkan bahwa kasus ini merusak kehormatan dan citra Institusi Kepolisian di mata publik sehingga untuk memberikan rasa keadilan, polisi perlu melakukan proses hukum terhadap anggotanya yang terlibat penganiayaan.

Dalam tuntutannya, Didik juga mendesak agar nama oknum polisi yang terlibat juga segera diungkap. Hal itu disampaikan perwakilan massa mahasiswa demo menuntut keadilan untuk Zainal ditemui oleh Kepala Sub Direktorat IV Ditreskrimum Polda NTB, AKBP I Putu Bagianarta.

Menurut AKBP Putu, pihak Kepolisian Daerah NTB sudah melakukan olah TKP dan semua sudah berjalan dalam proses meskipun belum ada penetapan siapa pelaku penganiayaan dalam kasus ini, Polda NTB sudah membentuk tim investigasi untuk mengungkap kasus kematian Zainal.

Kepala Ombudsman RI perwakilan NTB, Adhar Hakim, juga melakukan pengawalan terhadap kasus kematian Zainal. Dalam keterangan yang disampaikan, Adhar mengatakan bahwa perlu pengungkapan penyebab meninggalnya Zainal pada publik, bukan penyebab pelanggaran lainnya.

Adhar juga menambahkan bahwa terkait pengawalan kasus tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Polda NTB melalui Irswada Kombes Pol Agus Salim.