page hit counter

Lonjakan Covid-19 Bikin Panik, Sekadar Flu Warga Kota Bekasi Langsung ke Rumah Sakit

BEKASI – Lonjakan Covid-19 disertai pemberitaan yang sporadis, menimbulkan ketakutan dan kecemasan di masyarakat.

Setelah aksi borong tabung oksigen terjadi, kini warga berdatangan ke rumah sakit untuk berobat. Imbasnya, rumah sakit penuh hingga harus mendirikan tenda darurat di halaman parkir.

Padahal, warga yang berobat ke rumah sakit tersebut hanya mengalami flu dan batuk biasa. Namun mereka ketakutan terpapar Covid-19.

Seperti yang terjadi di Kota Bekasi, tenda-tenda darurat bagi pasien Covid 19 di RSUD Dokter Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi, Jawa Barat, hingga Selasa (29/6/2021) pagi sudah terisi penuh.

Baca Juga: Waspada! Ini Daftar 55 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta

Pemkot Bekasi kembali mendirikan satu tenda darurat bagi pasien yang hendak mendapatkan perawatan. Hingga kini, total sembilan tenda sudah didirikan depan halaman parkir rumah sakit.

Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi mengatakan, 30 persen pasien yang mendapatkan perawatan di tenda darurat dan 47 persen pasien yang dirawat di kamar perawatan berasal dari luar Kota Bekasi seperti warga Kabupaten Bekasi.

Wali Kota meminta bagi masyarakat yang mengalami demam, flu dan batuk sebaiknya ke puskesmas dulu.

“Jika dinyatakan reaktif atau positif Covid-19, jika dimungkinkan maka melakukan isolasi mandiri. Apabila ada penyakit penyerta atau komorbit, maka baru dibawa ke rumah sakit rujukan utama, yakni RSUD Dokter Cahsbullah Abdul Majid,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi.

Hingga Selasa 29 juni 2021 ini, angka kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus meningkat. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi, angka terpapar Covid-19 di Kota Bekasi mencapai 52576 kasus. 3132 pasien masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit, dan 678 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Source: RCTI+

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS