page hit counter
Launching Inkubator Bisnis, Bidang Kewirausahaan, UMKM dan Ekonomi Kreatif PB HMI Targetkan 10.000 UMKM Menuju Satu Abad HMI

Launching Inkubator Bisnis, Bidang Kewirausahaan, UMKM dan Ekonomi Kreatif PB HMI Targetkan 10.000 UMKM Menuju Satu Abad HMI

Jakarta, Warta Mataram- Peluncuran inkubator bisnis di Aula Kemenkop UKM RI, Sabtu 16 Oktober 2021, berjalan dengan lancar. Kegiatan launching tersebut dihadiri langsung oleh beberpa tokoh, diantaranya Koordinator Presidium Kahmi, H. Ahmad Riza Patria; Kementerian Koperasi & UMKM yang diwakili Deputi Kekoperasian, Ahmad Zabadi; Staf Khusus Presiden, Billy Mabrasar; Deputi Kewirausahaan Kemenkop, Siti Azizah; Rektor (Universitas Insan Cita Indonesia) UICI, Laode M kamaluddin; Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil Himam; Ketua umum Kadin Indonesia, M.Arsjad Rasjid; Raihan Ariatama – Ketua Umum PB HMI; Nasrul – Ketua Bidang K-UMKM& EKRAF; Frely Rahmawati – Kepala Pusat Inkubator Bisnis.

Nasrul, dalam kesempatan pertama sambutan, menjelaskan bahwa Bidang kewirausahaan UMKM dan Ekonomi Kreatif me-launching Inkubasi bisnis sebagai wadah para kader HMI dalam mengembangkan skill berwirausaha serta pendampingan pada kader wirausaha diseluruh Indonesia.

“Hal ini kami lakukan dalam rangka pengembangan ekonomi, wirausaha, industri kreatif, usaha digital serta pengembangan sosiopreneur kader HMI,” ucap Nasrul – Ketua bidang Kewirausahaan, UMKM dan Ekonomi Kreatif PB HMI. Inkubasi bisnis ini menargetkan 2% atau 10.000 UMKM menuju satu abad HMI sebagai wujud kontribusi HMI dalam meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia yang masih rendah.

Di dalam kegiatan yang mengusung tema “Berdaya Bersama Sohibpreneur, Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Dorong Gerakan 10.000 UMKM menuju Satu Abad HMI” tersebut, Nasrul menuturkan, “Program inkubator bisnis merupakan program yang berkelanjutan dengan kurikulum dan silabus yang terus dikembangkan serta lima metode utama yaitu, coaching, training, mentoring, practicing dan konseling.

Ada beberapa konsentrasi utama dalam inkubator bisnis HMI, yaitu kuliner, fashion, art dan digital, perikanan, pertanian dan peternakan. Lebih lanjut Nasrul mengajak seluruh Kader HMI di seluruh Indonesia untuk dapat mengikuti inkubasi HMI, agar dapat berdaya bersama dalam membangun perekonomian bangsa.

“Dalam inkubator bisnis ini, teman teman HMI akan diberikan akses kemudahan dalam menjalankan usahanya seperti akses permodalan, akses jaringan pasar, akses perizinan serta training-training dalam rangka meningkatkan skill berwirausaha” tukas Nasrul.

Dalam kesempatan yang sama Raihan Ariatama juga menjelaskan bahwa kader HMI harus juga hadir dalam menjawab tantangan kuhususnya di masa pandemi. “Kader HMI sejauh ini memiliki kendala ekonomi. Tentu ini menjadi penting agar bagaimana kader HMI lebih berdaya dengan salah satunya benar-benar memanfaatkan program ini. Hal ini bertutujuan untuk menjawab apa yang menjadi kendala pada kader yang memiliki usaha tersebut dapat terjawab.

Meski berhalangan, Koordiantor Presidium Kahmi, H. Ahmad Riza Patria, mendukung penuh kegiatan tersebut. Hal ini terbukti dengan mengajak semua kader untuk ikut mendukung program ini. “Di era ini, berbagai macam kita hadapi, dari Masyrakata Ekonomi Asean (MEAN), hingga kondisi pandemi yang sangat berpengaruh terhadap ekonomi. Melalui momentum ini, saya mengajak kepada seluruh pelaku UMKM, khusunya kader HMI untuk terus berbenah dan ikut program yang di-launching hari ini agar kita mendapatkan apa yang menjadi kebutuhan kita.”

Mewakili Presiden Republik Indonesia, Staf Khusus Presiden, Billy Mabrasar me-launching Inkubator Bisnis Kader Wirausaha HMI Seluruh Indonesia dan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Kader Wirausaha HMI Seluruh Indonesia.
Dalam kesempatannya Billy menyampaikan pesan Presiden yang berharap agar dalam momentum mengenang Sumpah pemuda, kemandirian yang mendorong kontribusi anak muda mendororng pembangunan negara. Jurnalis (RAWM)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS