counter hit make

Lapor Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Melalui “Si Paman”

Wartamataram – Tingkat kekerasan Perempuan dan Anak Kota Mataram di tahun 2019 hingga saat ini bisa dikatakan menurun di banding tahun 2018 lalu. Tercatat ada 15 kasus yang sudah dilaporkan sepanjang tahun 2019 ini, sedangkan ada 33 kasus yang sama di tahun 2018 lalu.

Menurunnya tingkat laporan ini tidak serta merta membuat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram merasa lega, pasalnya pihaknya harus terus melakukan sosialisasi serta menerapkan sistem agar pelaporan menjadi lebih cepat dan mudah.

Baru-baru saja DP3A Kota Mataram meluncurkan aplikasi perlindungan anak dan perempuan dengan sistem online. Artinya masyarakat dapat melapor kapan saja dan dimana saja tanpa harus datang ke kantor DP3A. Aplikasi ini dinamai “Si Paman” oleh DP3A yang artinya sistem informasi perlindungan anak dan perempuan Mentaram.

Cara kerja aplikasi ini terbilang cukup mudah, karena masyarakat awam pun bisa menggunakannya. Cukup mengisi kolom-kolom yang ada dan mengisi dengan data yang sesungguhnya. Karena setiap data yang masuk akan diverifikasi keabsahannya. Saat ini DP3A sedang melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany mengatakan pengguna aplikasi ini dapat melaporkan secara detail baik korban maupun pelaku, termasuk hasil visum pun dapat dilampirkan. Pihaknya juga telah bekerjasama dengan berbagai pihak, antara lain Polres Mataram, Bagian Hukum, Dinas Sosial Pemkot, Kementerian Agama, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA).