page hit counter

Kunjungan ke NTB Lebih Mudah, Apa Dampaknya?

MATARAM-Pengusaha travel agen atau biro perjalanan mengungkapkan kegeembiraannya atas kemudahan wisatawan dapat kembali berkunjung ke NTB. Dalam Surat Edaran Gubernur Nomor 180 Tahun 2021, hasil negatif tes PCR tak lagi diperlukan bagi penumpang yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua. Melainkan cukup menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan yang baru vaksin dosis pertama masih harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR 2×24 jam sebelum keberangkatan. ”Kebijakan ini menjadi angin segar bagi industri pariwisata,” kata Awanadhi Aswinabawa, ketua Indonesian Travel Agent Association (Astindo) NTB, Kamis (2/9).

Momentum ini harus dimanfaatkan sesegera mungkin. Pihaknya pun mulai bersiap mengambil ancang-ancang. Namun tak lantas langsung memproduksi beragam paket-paket wisata menarik. Sebab masih harus menunggu hasil dampak dari kebijakan ini yang diperkirakan baru terlihat bertahap setelah 1-2 pekan kedepan. Apalagi kebijakan ini belum berlaku serentak seluruh Indonesia. Bergantung kebijakan gubernur di masing-masing provinsi. Meski kedatangan ke NTB dimudahkan, namun upaya untuk kembali ke daerah asal menjadi beban baru yang masih harus dipikirkan wisatawan.

”Daerah lain punya kebijakan masing-masing, tapi setidaknya kebijakan di NTB tetap harus disambut positif,” ujarnya senang.

Ia pun mewanti-wanti, jangan sampai kelonggaran mobilitas justru menimbulkan masalah baru. Yakni penyebaran Covid-19 di NTB makin merebak. Untuk itu, diharapkan prokes yang tetap ketat, dalam upaya menekan penyebaran Virus Korona.

”Sekarang hanya 5-6 travel yang buka dengan operasional terbatas. Bisa jadi kondisinya membaik kalau ini teratasi,” harapnya.

Terpisah, Manajer Komunikasi dan Hukum BIL Arif Haryanto memperkirakan ketentuan terbaru ini dapat meningkatkan pergerakan penumpang melalui BIL. Namun, pihaknya belum berani memastikan catatan potensi jumlah kedatangan tersebut. Melihat kebijakan ini yang hanya berlaku untuk kedatangan ke NTB. Sementara ke luar daerah masih harus mengikuti kebijakan di masing-masing daerah asal atau tujuan wisatawan.

”Apalagi kebijakan ini baru berlaku mulai hari ini (kemarin, Red),” katanya. (eka/r9)

 

 

 

 

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS